Usai Serangan di Mapolda Riau, Driver Ojek Online Mengaku Sepi Orderan
SELATPANJANG - Pasca serangan sekelompok orang ke Mapolda Riau di Pekanbaru, berdampak pada tingkat orderan ojek online (Ojol). Driver Ojol mengaku sepi orderan, beberapa hari pasca kejadian.
Kata laki-laki berkacamata itu, sejak adanya aksi serangan Mapolda Riau, orderan terasa sangat sepi. Bahkan, di akhir pekan yang orderan juga tak seperti biasa.
"Hari ini baru dapat dua orderan. Padahal sudah berkeliling," katanya, Sabtu (19/5/2018) siang.
Diakui laki-laki paruh baya tersebut, orderan yang ia terima pun sifatnya hanya yang penting-penting saja. Seperti ke rumah sakit dan ke pelabuhan penumpang Sei Duku.
Padahal, kalau biasanya, di akhir pekan, tak sedikit ibu-ibu pergi ke pusat perbelanjaan. "Biasanya ramai akhir pekan, tapi ini sangat sepi," ceritanya.
Mapolda Riau diserang sekelompok orang menggunakan senjata tajam, Rabu (16/5/2018) pagi. Aksi ini menewaskan 1 polisi (tertabrak mobil yang dikendarai pelaku.
Sementara 4 orang pelaku berhasil ditembak dan meninggal dunia.
Pelaku diketahui berasal dari Kota Dumai yang mengendarai Avanza Putih. (*)
Sumber : GoRiau.com


Berita Lainnya
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Batang Cenaku Kunjungi Peternak Ikan Nila
Polsek Enok Kawal Jagung dari Tanam Hingga Panen, Swasembada Bukan Wacana
Seulas Senyum Anak Inhil, Sepiring MBG yang Menenangkan Hati Ibu
IPTU Andi Purba: Jagung Rambaian Bukti Asta Cita Tumbuh dari Tanah Warga
Bhabinkamtibmas Polsek Kemuning dampingi petani mentimun
Dari Mapolsek ke Tebar Benih, Kapolsek GAS Dampingi Warga Budidaya Ikan Nila
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Batang Cenaku Kunjungi Peternak Ikan Nila
Polsek Enok Kawal Jagung dari Tanam Hingga Panen, Swasembada Bukan Wacana
Seulas Senyum Anak Inhil, Sepiring MBG yang Menenangkan Hati Ibu
IPTU Andi Purba: Jagung Rambaian Bukti Asta Cita Tumbuh dari Tanah Warga
Bhabinkamtibmas Polsek Kemuning dampingi petani mentimun
Dari Mapolsek ke Tebar Benih, Kapolsek GAS Dampingi Warga Budidaya Ikan Nila