Diduga Karena Ajakannya Berhubungan Badan Ditolak Suami, Ibu Muda di Riau Ini Nekat Gantung Diri

Petugas saat melakukan pemeriksaan kondisi korban.  

Loading...

PUJUD, Medialokal.co - Diduga karena ajakannya untuk melakukan hubungan badan ditolak oleh sang suami, seorang ibu muda di Pujud nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Berdasarkan data yang dirangkum dari Polsek Pujud, Jumat (16/04/2021) malam, menyebutkan bahwa korban merupakan seorang Sarjana Ekonomi berinisial NA (31) warga jalan Pembangunan Kepenghuluan Pujud Kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir.

"Ya, diduga karena ditolak (ML) sehingga nekad melakukan aksi tersebut, pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan Autopsi terhadap jenazah korban," ungkap Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK melalui Kapolsek Pujud AKP Nur Rahim SIK.

Dijelaskannya, peristiwa itu bermula pada Rabu (14/04) sekira pukul 00.30 wib, yang mana pada saat itu suami korban, KA sedang tidur dengan korban.

Loading...

Tiba-tiba korban NA membangunkan suaminya dengan berkata 'Bang', dan sambil mata terpejam, si suami menjawab 'Ada apa' dan disahut oleh korban 'Ayok ML yuk'.

Suami pun menolak dengan alasan korban masih dalam keadaan berhalangan (menstruasi,red),'Besok malamlah,' kata suami.

Malam itu, korban tetap meminta suaminya untuk berhubungan badan, hingga kemudian si suami bangun dan pergi ke kamar depan.

Korban yang merasa kecewa masih berusaha dengan menarik kaos dalam suami sampai terlepas untuk tetap mengajak berhubungan badan namun suami tetap tidak mau.

"Kemudian setelah itu suaminya tidur di kamar depan, sedangkan korban di kamar sebelah sambil menangis," terang pria yang akrab disapa Baim tersebut.

Lebih lanjut, ungkap Kapolsek, ketika suaminya terbangun, sekira pukul 10.00 wib, dia melihat anaknya yang berusia 2,8 tahun duduk di kursi depan pintu kamar tempat korban tidur yang mana anaknya berkata 'Yah takut'.

Sang suami pun merasa heran dan mengatakan 'Takut kenapa' sambil mengangkat anaknya dari tempat duduk dan membuka tirai pintu kamar.

Sontak saja, si suami sangat terkejut karena melihat istrinya gantung diri di depan pintu kamar dalam keadaan sudah meninggal dunia.

KA pun kemudian berteriak meminta tolong kepada Rizon yang merupakan tetangganya untuk membantu menurunkan korban yang sudah meninggal dunia karena gantung diri.

KA kemudian mengangkat tubuh korban yang masih tergantung dan terikat tali tambang di pintu kamar, namun karena tidak kuat KA memotong tali tersebut.

Tidak berapa lama kemudian para tetangga datang membantu KA, tidak lama kemudian petugas kepolisian Polsek Pujud tiba dan selanjutnya membawa korban ke Puskesmas Pujud untuk dilakukan Visum Et Revertum.

"Kita juga sudah menerima surat penolakan autopsi dari keluarga korban di Binjai Sumut, jenazah korban lalu dibawa ke Binjai sesuai permintaan orangtuanya untuk dikebumikan disana," tutup dia.(*)






Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar