Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
Tragis, Ibu Kandung Yang Sakit Jiwa Bunuh Anaknya Pakai Sebilah Parang
JAKARTA, Medialokal.co – Kisah pilu dan tragis terjadi di Lahei Kalimantan Tengah. Seorang ibu kandung yang mengalami sakit jiwa membunuh anaknya yang masih berusia 2 tahun pakai sebilah parang.
Ibu kandung yang membunuh anaknya ini berinisial AR (29). Usai dibunuh, dia kemudian membuang jenazah anaknya ke Sungai Barito.
Pembunuhan itu terjadi pada Sabtu (12/2) sekitar pukul 08.30 WIB di rumah pelaku di Jalan Kiai Cermaguna, Kelurahan Lahei II, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Kalteng.
Kapolsek Lahei AKP Johari Fitri Casdy mengatakan polisi menerima laporan dari warga mengenai pembunuhan yang dilakukan oleh AR pada anak perempuannya pada Sabtu (12/2).
“Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa,” kata Johari dilansir Antara, Minggu (13/2/2022),
Ia menambahkan, menurut keterangan warga, AR mengalami gangguan jiwa sejak 2019.
Sementara itu, Ketua RT 1 Kelurahan Lahei II Amir Hadi awalnya menyebut AR berusaha membuka kandang (alkah) kuburan yang tak jauh di belakang rumahnya.
Pelaku kemudian membunuh anaknya.
“Awalnya tadi sempat dia membongkar kandang kuburan menggunakan linggis, kemudian membawa sebilah parang dan membunuh anaknya dan langsung ingin membuangnya ke sungai,” kata Amir.
AR pada pagi tersebut sempat memarahi ibunya bernama Purnama (49) pada saat hendak mandi.
“Keluar kamu, jangan dia di sini,” kata pelaku.
AR kemudian mengusir dengan mendorong ke arah luar rumah. Pelaku lalu mengunci rumah. Amir menyebut ibu pelaku kemudian pergi ke rumah tetangga di depan rumahnya.
Tidak berapa lama kemudian, AR berlari keluar dengan membawa korban yang sudah dalam keadaan terluka dan dibungkus menggunakan kain.
Korban kemudian hendak dibuang ke Sungai Barito, yang berada sekitar 50 meter di depan rumah korban.
Kejadian tersebut diketahui warga. Mereka berteriak melihat korban sudah dibuang ke sungai. Warga kemudian mengambil korban yang sudah terapung di atas air.
Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Lahei dan melaporkan hal itu ke kepolisian setempat.
Setelah kejadian itu, AR dibawa ke RSUD setempat. AR lalu dirujuk ke rumah sakit jiwa setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara. (*)


Berita Lainnya
Polres Inhil Gandeng Bidlabfor Polda Riau, Selidiki Dugaan Ledakan Pipa Gas PT TGI
Sempat Melarikan Diri Saat Digerebek di Belantaraya, Akhirnya DA Berhasil di Tangkap di Batam
Tiga Eks Pejabat Inhil Terbukti Korupsi, MA Batalkan Putusan Bebas
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp3 Miliar
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Perempuan Pengedar Shabu dan Ekstasi Ditangkap
Enam Pelaku Illegal Logging Ditangkap di Hutan, Polres Inhil Resmi Tetapkan Tersangka
Polres Inhil Gandeng Bidlabfor Polda Riau, Selidiki Dugaan Ledakan Pipa Gas PT TGI
Sempat Melarikan Diri Saat Digerebek di Belantaraya, Akhirnya DA Berhasil di Tangkap di Batam
Tiga Eks Pejabat Inhil Terbukti Korupsi, MA Batalkan Putusan Bebas
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp3 Miliar
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Perempuan Pengedar Shabu dan Ekstasi Ditangkap
Enam Pelaku Illegal Logging Ditangkap di Hutan, Polres Inhil Resmi Tetapkan Tersangka