Pilihan
Bupati Afni, Bagus Tidaknya Wajah Kabupaten Ditentukan Admin Medsos OPD
Polres Siak Ringkus Pelaku Penyalahgunaan BBM Dalam Sepekan
Satu Pengedar Diamankan, Sejuta Harap Diselamatkan: Polres Inhil Ajak Warja Jadi Benteng Pertama Lawan Narkoba
Indragiri Hilir – Saat sebagian warga masih terlelap, langkah tegas Satres Narkoba Polres Inhil mengetuk sebuah rumah di Desa Keritang, Kecamatan Kemuning. Di sana, mimpi buruk bernama sabu dihentikan. 8,60 gram barang haram diamankan, satu pengedar diringkus, Jumat (24/4/2026) pukul 04.30 WIB.
Tersangka (H Bin M), 27 tahun, petani asal Desa Keritang, Kecamatan Kemuning. Tangan yang seharusnya menanam, justru memilih mengedar. Peran sebagai penjual sabu itu kini berujung borgol. Tes urinenya pun positif narkotika.
Pengungkapan ini lahir dari bisik warga yang resah. Pada 21 April 2026, informasi masuk: rumah itu kerap jadi tempat transaksi. Kasat Res Narkoba Polres Inhil, AKP Adam Effendi, S.E., M.H., tak menunda. Perintah turun, tim opsnal bergerak dalam Operasi Antik 2026.
Penggeledahan disaksikan warga setempat. Dari tangan tersangka, polisi sita lima paket sabu dalam plastik bening, satu timbangan digital, sendok sabu dari pipet plastik, puluhan plastik klip kosong, satu handphone, dan uang tunai Rp1.415.000. Uang yang diduga lahir dari air mata keluarga yang hancur.
Tersangka kini dijerat Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Ia ditahan di Mapolres Inhil. Namun di balik pasal-pasal itu, ada pilu yang tak tertulis: berapa anak muda nyaris terjerumus jika 8,60 gram itu lolos?
Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K. melalui Kasatres Narkoba menegaskan, ini bukti keseriusan. “Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Inhil. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi demi menjaga lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba,” ucap AKP Adam Effendi.
Ini peringatan keras, tapi juga ajakan yang lirih. Keras pada bandar, lembut pada rakyat. Sebab perang melawan narkoba tak menang dengan peluru saja. Ia menang saat ibu takut lapor, saat tetangga tak diam melihat, saat pemuda berani menolak.
Dari subuh di Tembilahan Hilir itu, pesan mengalir tegas sekaligus sendu: setiap gram sabu yang disita adalah satu nyawa yang diselamatkan. Setiap pengedar yang ditangkap adalah satu rantai kehancuran yang diputus.
Polres Inhil berjanji akan terus tingkatkan pemberantasan. Tapi mereka tak bisa sendiri. Sebab Indonesia terlalu berharga untuk dikalahkan sabu. Sebab anak-anak Inhil terlalu mulia untuk dikorbankan. Dan selama polisi dan rakyat masih mau bergandeng tangan, maka harapan itu belum padam.(*)


Berita Lainnya
Polsek Kateman Tangkap AY di Hotel Puri, Kompol Bachtiar: Perang Lawan Narkoba Butuh Peran Rakyat
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti Dari 110 Perkara Incracht
Korban KDRT Kecewa, Pelaku Sempat Ditahan Namun Dilepas Lewat Penangguhan
Polres Inhil Ungkap Kasus Perjudian Togel di Pasar Dayang Suri, Satu Pelaku Diamankan
Tekan Peredaran Narkoba, Polsek Bagan Sinembah Ungkap Kasus Sabu di Balam Km 37
Sikat Bersih Bandar Narkoba, Warga Sekayan Sambangi Polres Inhil Ucapkan Terimakasih
Polsek Kateman Tangkap AY di Hotel Puri, Kompol Bachtiar: Perang Lawan Narkoba Butuh Peran Rakyat
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti Dari 110 Perkara Incracht
Korban KDRT Kecewa, Pelaku Sempat Ditahan Namun Dilepas Lewat Penangguhan
Polres Inhil Ungkap Kasus Perjudian Togel di Pasar Dayang Suri, Satu Pelaku Diamankan
Tekan Peredaran Narkoba, Polsek Bagan Sinembah Ungkap Kasus Sabu di Balam Km 37
Sikat Bersih Bandar Narkoba, Warga Sekayan Sambangi Polres Inhil Ucapkan Terimakasih