Siang di Aula Desa Keritang, Kapolsek Kemuning Ajak Warga Cegah Narkoba dari Keluarga


Kemuning – Kamis (1/5/2026) pukul 11.00 WIB, Aula Kantor Desa Keritang tak hanya dipenuhi kursi. Ia dipenuhi harapan. Camat yang diwakili Kasi Trantib Sdr. Elop, Kades Surodi, Bhabinkamtibmas Aiptu Mahmud Alhusori Nst, Ketua BPD Sdr. Irfan, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Kadus, RT, RW, dan personel Polsek Kemuning duduk bersama. Kapolsek Kemuning KOMPOL M. Simanungkalit, S.H., M.H. hadir membawa satu pesan: narkoba harus dicegah, dimulai dari rumah kita sendiri.

Acara dibuka dengan doa. Lagu Indonesia Raya berkumandang, menggetarkan dinding aula. Sebab melawan narkoba adalah juga bela negara. Kades Surodi memberi sambutan, disusul Kasi Trantib Elop mewakili Camat Kemuning. Lalu KOMPOL M. Simanungkalit berdiri. Ia bukan hanya Kapolsek. Siang itu ia jadi guru, jadi orang tua, jadi sahabat bagi warga Keritang.

“Sosialisasi narkoba kepada masyarakat dan pemuda sangat penting dilaksanakan, terutama untuk pencegahan peredaran narkoba untuk memberikan pemahaman, pengetahuan, dan kesadaran kepada masyarakat tentang bahayanya narkoba,” tegas KOMPOL M. Simanungkalit. Kalimat itu ia ucapkan pelan. Karena ia tahu, narkoba tak bisa dilawan dengan bentakan. Ia harus dicegah dengan pengertian.

Kapolsek menjelaskan tujuan yang lebih dalam. “Sosialisasi Narkoba bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini di kalangan masyarakat dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba bagi kesehatan fisik dan mental khususnya masyarakat Desa Keritang Kec Kemuning Kabupaten Inhil,” lanjutnya. Fisik hancur. Mental runtuh. Keluarga berantakan. Itu harga yang terlalu mahal untuk dibayar.

Tak hanya bicara bahaya, KOMPOL M. Simanungkalit juga membuka mata warga soal hukum. “Kapolsek Kemuning KOMPOL M. Simanungkalit, S.H., M.H. juga memberikan pemahaman tentang konsekuensi hukum terhadap penyalahgunaan narkoba dan juga menekankan kepada masyarakat sepakat untuk sama-sama mencegah dengan cara dimulai dari keluarga kita dan sama-sama kita cegah dan jangan kenal dengan narkoba,” ucapnya. Mulai dari keluarga. Karena benteng pertama itu rumah. Pelukan orang tua lebih kuat dari jerat pengedar.

Sesi tanya jawab dibuka. Warga diberi ruang bicara. Kapolsek mempersilakan siapa saja menyampaikan keresahan soal narkoba di Keritang. “Kapolsek memberikan kesempatan untuk bertanya atau menyampaikan permasalahan yang konflik yang menyangkut dengan peredaran Narkoba untuk dilakukan penyelesaian secara kebersamaan demi pencegahan narkoba,” jelas laporan kegiatan. Sebab melawan narkoba tak bisa sendiri. Ia butuh gotong royong.

Pesan KOMPOL M. Simanungkalit menohok namun lembut. “Sosialisasi pencegahan narkoba bukan hanya sekadar penyampaian informasi, tetapi juga upaya tindakan nyata yang harus dilaksanakan agar masyarakat dan generasi muda terhindar dari narkoba demi terbangunnya wilayah Desa Keritang terbebas dari narkoba dan mampu menjaga masa depannya masa pemuda dan remaja di Desa Keritang khususnya dan umumnya Kecamatan Kemuning Kab Inhil.” Tindakan nyata. Bukan sekadar spanduk. Bukan sekadar pidato.

Acara ditutup dengan foto bersama. Senyum Kades Surodi, Kasi Trantib Elop, Ketua BPD Irfan, para tokoh, dan Kapolsek dalam satu bingkai. Bingkai yang bicara bahwa Keritang tak tinggal diam. Bahwa Kemuning memilih melawan. Bahwa Inhil ingin anak mudanya selamat.

Dari Aula Desa Keritang, pesan itu pulang ke setiap rumah. Jaga anak kita. Jaga adik kita. Jaga tetangga kita. Karena satu orang yang selamat dari narkoba, adalah satu masa depan yang terselamatkan. Dan siang itu, KOMPOL M. Simanungkalit menanam keyakinan: Keritang bisa bersih, jika kita mulai dari keluarga.(*)





Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]