Pilihan
Dari Cangkul ke Sajadah: Babinsa Koramil 09/Kemuning, Musholla Cepat Selesai Cepat Dipakai Sujud
Kemuning – Jumat (8/4/2026), azan belum berkumandang tapi semangat sudah menggema di Dusun Lubuk Bernai. Serka Rizal Nst, Babinsa Koramil 09/Kemuning Kodim 0314/Inhil, datang dengan baju dinas penuh debu. Bukan untuk apel. Tapi untuk angkat semen. Untuk pasang bata. Untuk gotong royong membangun musholla bersama warga Desa Keritang Hulu.
“Babinsa Koramil 09/KMG Kodim 0314/Inhil. An. Serka Rizal Nst Pada Hari Jumat 8 April 2026 Melaksanakan Kegiatan Gotong Royong Pembangunan Musholla Di Dusun Lubuk Bernai Ds. Keritang Hulu http://Kec.Kemuning.” Laporan Bidang Teritorial Kodim 0314/Inhil itu resmi. Tapi di lokasi, yang terdengar cuma suara cangkul, tawa warga, dan sesekali teriakan “semangat Pak Babinsa”.
Tangan Serka Rizal Nst ikut kasar. Bajunya basah keringat. Ia tak canggung jongkok meratakan pasir. Tak malu bantu angkat kayu. Karena baginya, musholla ini bukan proyek. Ia rumah Allah. Ia tempat sujud warga. Ia alasan agar silaturahmi tak putus. “Kegiatan ini bertujuan Untuk Mendekatkan Hubungan Baik bersama Warga Guna Memperoleh Informasi Situasi Dan Keadaan Wilayah Tersebut.”
Benar, Babinsa butuh info wilayah. Tapi Serka Rizal Nst tahu, info terbaik tak didapat dari laporan kertas. Ia didapat dari duduk sama rendah. Dari kerja sama berat. Dari peluh yang jatuh bersama. Di Lubuk Bernai, Jumat itu, informasi mengalir lewat sendok semen. Lewat cerita bapak-bapak saat istirahat minum. Lewat keluh kesah ibu-ibu yang antar kue ke lokasi.
“Musholla ini kecil. Tapi manfaatnya besar. Di sini nanti anak ngaji. Di sini orang tua zikir. Di sini warga kumpul kalau ada musyawarah. Kalau saya ikut bangun, berarti saya ikut jaga iman kampung ini,” ujar Serka Rizal Nst. Suaranya lirih. Tapi niatnya kokoh. Ia sadar, pertahanan wilayah tak cuma soal senjata. Tapi soal hati. Soal iman. Soal kompaknya warga.
Warga Lubuk Bernai tak sungkan. Yang tua arahkan. Yang muda angkat. Yang perempuan siapkan makan. Serka Rizal Nst jadi perekat. Lorengnya membaur dengan sarung dan peci. Tak ada sekat pangkat. Yang ada hanya niat: cepat selesai, cepat dipakai, cepat dipakai sujud. “Kami senang Pak Babinsa mau kotor. Biasanya tentara datang kalau ada masalah. Ini datang bantu bangun tempat ibadah. Adem rasanya,” ucap seorang tokoh masyarakat.
Dari pagi sampai zuhur, dinding musholla makin tinggi. Atap mulai terpasang. Dan ukhuwah makin erat. Gotong royong ini bukti, kalau TNI dan rakyat tak bisa dipisahkan. Apalagi urusan tempat ibadah. Apalagi urusan kebaikan. Serka Rizal Nst tak hitung jam. Tak hitung lelah. Baginya, tiap bata yang terpasang adalah amal. Tiap tetes keringat adalah ibadah.
“Demikian di Laporkan.” Kalimat penutup itu singkat. Tapi dampaknya panjang. Musholla di Lubuk Bernai akan berdiri. Dan setiap kali azan berkumandang dari sana, ada nama Serka Rizal Nst di antara pahala yang mengalir. Karena ia tak cuma jaga tapal batas. Ia jaga tapal iman.
Dari Dusun Lubuk Bernai, Jumat siang mengirim kabar ke Tembilahan: gotong royong jalan, musholla dibangun, Babinsa dan warga makin dekat. Dan selama Serka Rizal Nst masih mau angkat semen bersama rakyat, maka Kodim 0314/Inhil tak akan kehilangan hati warga. Karena keamanan lahir dari kompak. Dan kompak lahir dari ibadah bersama.(*)


Berita Lainnya
Instruksi Kapolri Dijalankan Di Teluk Sungka, Bhabinkamtibmas Lakukan Persiapan Tanam Jagung Bersama Kelompok Tani
Di Bawah Langit Teluk Sungka: Kapolsek GAS Turun Ke Ladang, Menanam Harapan Bersama Petani
Program Pekarangan Pangan Bergizi di Rengat Barat Diharapkan Jadi Sumber Pangan Mandiri
Pemko Batam Targetkan Optimalisasi PBJT Listrik Lewat Sosialisasi NITKU
Pendampingan Jagung Di Lintas Utara: Kapolsek Keritang, Jangan Biarkan Petani Bekerja Sendiri
Bhabinkamtibmas Lintas Utara Dampingi Petani: Aiptu Hendrick Yanto, Jagung Tumbuh Kalau Dirawat Bersama
Instruksi Kapolri Dijalankan Di Teluk Sungka, Bhabinkamtibmas Lakukan Persiapan Tanam Jagung Bersama Kelompok Tani
Di Bawah Langit Teluk Sungka: Kapolsek GAS Turun Ke Ladang, Menanam Harapan Bersama Petani
Program Pekarangan Pangan Bergizi di Rengat Barat Diharapkan Jadi Sumber Pangan Mandiri
Pemko Batam Targetkan Optimalisasi PBJT Listrik Lewat Sosialisasi NITKU
Pendampingan Jagung Di Lintas Utara: Kapolsek Keritang, Jangan Biarkan Petani Bekerja Sendiri
Bhabinkamtibmas Lintas Utara Dampingi Petani: Aiptu Hendrick Yanto, Jagung Tumbuh Kalau Dirawat Bersama