Pilihan
Silaturahmi yang Merawat Bangsa: Praka Adzan Niko, Ajari Anak Cinta Indonesia Itu Juga Bela Negara
Kuindra – Jumat (8/5/2026) pukul 11.15 WIB, langkah Praka M. Adzan Niko berhenti di tengah warga Kelurahan Sapat. Babinsa Koramil 04/Kuindra itu datang tanpa aba-aba. Ia bawa pesan yang tak boleh padam: cinta tanah air, jiwa patriot, dan toleransi yang jadi napas Kampung Pancasila.
“Babinsa menghimbau kepada masyarakat bahwa setiap warga negara Indonesia berkewajiban dan mempunyai hak yang sama dalam membela negaranya, dan menanamkan jiwa patriot, cinta tanah air dan bela negara.” Suara Praka Adzan Niko pelan. Tapi menembus dada. Karena bela negara tak selalu di perbatasan. Kadang cukup dengan jaga rukun tetangga. Cukup dengan tak sebar benci. Cukup dengan hormat beda agama.
“Serta saling bertoleransi merupakan suatu cerminan dan sikap dalam berkehidupan bermasyarakat sehari-hari, beragama berbangsa serta bertanah air sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.” Di Sapat, Pancasila bukan hafalan upacara. Ia hidup. Di warung kopi lintas iman. Di gotong royong tanpa tanya suku. Di ronda malam yang dijaga bersama. Praka Adzan Niko ingatkan itu. Sebab toleransi yang dirawat hari ini, jadi damai untuk anak cucu esok.
“Babinsa juga mengajak untuk selalu menjaga keamanan, ketentraman di sekitaran kampung.” Keamanan bukan tugas Babinsa sendiri. Ketentraman bukan urusan polisi saja. Ia kerja warga. Dari peduli tetangga yang pulang larut. Dari menegur anak muda yang mulai salah gaul. Dari tak mudah terprovokasi isu yang pecah belah.
“Babinsa menyampaikan kegiatan Komsos ini rutin di laksanakan sebagai wadah silaturahmi, dan tegur sapa sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat desa binaan nya khususnya masyarakat di Kel, Sapat, kec, kuindra, kabupaten Inhil.” Jumat siang itu, Komsos terasa cair. Tak ada sekat pangkat. Tak ada tembok seragam. Praka Adzan Niko duduk sama rendah. Dengar keluh petani. Dengar harap emak-emak. Dengar mimpi pemuda Sapat.
“Selama kegiatan berjalan aman dan tertib. Dokumentasi terlampir.” Aman karena hati yang bicara. Tertib karena semua merasa dihargai. Di Kampung Pancasila, loreng tak ditakuti. Loreng dirindukan. Karena datang bawa pesan damai. Bukan curiga.
Praka M. Adzan Niko menegaskan komitmennya. “Saya sampaikan ke warga Sapat, bela negara itu mulai dari hal kecil. Hormati tetangga beda keyakinan, itu bela negara. Jaga kampung biar aman, itu bela negara. Ajari anak cinta Indonesia, itu juga bela negara. Pancasila dan UUD 1945 jangan cuma di dinding. Harus di laku hidup. Di rumah, di ladang, di masjid, di gereja. Di mana kita pijak, di situ merah putih kita jaga,” ujarnya.
Di Sapat, kata patriot tak jauh. Ia ada di guru yang ikhlas mengajar. Ada di petani yang jujur. Ada di pemuda yang tolak tawuran. Praka Adzan Niko merawat itu. Lewat Komsos, lewat silaturahmi, lewat tegur sapa yang tak pernah putus. Karena ia tahu, desa binaan kuat kalau warganya cinta tanah air.
Dari Kelurahan Sapat, Jumat siang mengirim pesan ke Tembilahan: Komsos jalan, toleransi dirawat, jiwa patriot disemai. Dan selama Praka M. Adzan Niko masih mau datang dengan hati, maka Kampung Pancasila tak akan kehilangan arah. Sebab Indonesia dijaga bukan hanya di tapal batas. Tapi di teras rumah. Di obrolan warga. Di hati Sapat.(*)


Berita Lainnya
Instruksi Kapolri Dijalankan Di Teluk Sungka, Bhabinkamtibmas Lakukan Persiapan Tanam Jagung Bersama Kelompok Tani
Di Bawah Langit Teluk Sungka: Kapolsek GAS Turun Ke Ladang, Menanam Harapan Bersama Petani
Program Pekarangan Pangan Bergizi di Rengat Barat Diharapkan Jadi Sumber Pangan Mandiri
Pemko Batam Targetkan Optimalisasi PBJT Listrik Lewat Sosialisasi NITKU
Pendampingan Jagung Di Lintas Utara: Kapolsek Keritang, Jangan Biarkan Petani Bekerja Sendiri
Bhabinkamtibmas Lintas Utara Dampingi Petani: Aiptu Hendrick Yanto, Jagung Tumbuh Kalau Dirawat Bersama
Instruksi Kapolri Dijalankan Di Teluk Sungka, Bhabinkamtibmas Lakukan Persiapan Tanam Jagung Bersama Kelompok Tani
Di Bawah Langit Teluk Sungka: Kapolsek GAS Turun Ke Ladang, Menanam Harapan Bersama Petani
Program Pekarangan Pangan Bergizi di Rengat Barat Diharapkan Jadi Sumber Pangan Mandiri
Pemko Batam Targetkan Optimalisasi PBJT Listrik Lewat Sosialisasi NITKU
Pendampingan Jagung Di Lintas Utara: Kapolsek Keritang, Jangan Biarkan Petani Bekerja Sendiri
Bhabinkamtibmas Lintas Utara Dampingi Petani: Aiptu Hendrick Yanto, Jagung Tumbuh Kalau Dirawat Bersama