Pilihan
Polsek GAS Sosialisasi Karhutla Dan Ketahanan Pangan: IPTU Andi Purba, Hukum Dan Kesadaran Harus Jalan Bersama
KERITANG - Di Aula Serba Guna Desa Harapan Makmur, Senin siang itu masyarakat berkumpul untuk mendengar langsung pesan pencegahan karhutla. Polsek Gaung Anak Serka hadir memastikan warga paham bahaya dan sanksi membakar hutan dan lahan
Polsek Gaung Anak Serka melalui Kapolsek GAS IPTU Andi Purba S.E, M.H., melaksanakan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan karhutla kepada masyarakat Desa Harapan Makmur, Kecamatan Gaung Anak Serka, pada Senin, 11 Mei 2026 pukul 13.30 WIB. Kegiatan ini tindak lanjut Program Prioritas Kapolri No. VII SUB. 34 tentang Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Teluk Sungka AIPDA Andromik, Kepala Desa Harapan Makmur Sdr. Abd. Sani, Ketua dan anggota BPD, RW/RT, MPA, serta tokoh masyarakat Desa Harapan Makmur. Kehadiran lintas unsur menunjukkan komitmen bersama menjaga wilayah bebas titik hot spot.
IPTU Andi Purba menyampaikan, tujuan utama sosialisasi adalah membangun kesadaran masyarakat agar memahami UU tentang karhutla dan larangan membuka lahan dengan cara membakar. “Membakar lahan bukan solusi. Selain merusak lingkungan, ada sanksi hukum yang menanti. Kami ingin warga tahu dulu, baru patuh,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahaya dan sanksi membakar hutan dan lahan. “Asap karhutla merusak kesehatan, merusak ekonomi, dan merusak nama baik daerah kita. Kalau ada yang coba-coba membakar, kami akan tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kapolsek GAS.
Selain pencegahan karhutla, kegiatan ini juga mendorong pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan. “Lahan kosong di sekitar rumah bisa ditanami cabe, sayur, atau buah. Satu pekarangan produktif, satu keluarga terbantu. Ini cara cerdas menjaga pangan sekaligus menjaga lingkungan,” kata IPTU Andi Purba.
Kapolsek GAS mengajak warga untuk ikut mensosialisasikan larangan pembakaran lahan kepada tetangga dan keluarga. “Kami tidak bisa kerja sendiri. Kalau setiap warga ikut mengingatkan, maka wilayah Gaung Anak Serka khususnya Desa Harapan Makmur bisa bebas dari titik hot spot,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga wilayah secara bersama-sama. “Mari kita jaga desa ini bersama. Kalau ada asap atau aktivitas mencurigakan, segera laporkan ke Bhabinkamtibmas atau Polsek. Cepat lapor, cepat ditangani,” pesannya kepada masyarakat.
IPTU Andi Purba menegaskan, Polri akan terus mengawal program ini di lapangan. “Kami hadir bukan untuk menakuti, tapi untuk melindungi. Melindungi hutan, melindungi warga, dan melindungi masa depan anak cucu kita,” jelasnya.
Kegiatan berjalan lancar dan kondusif. Di Harapan Makmur, pesan Kapolsek GAS jelas: jaga hutan tanpa api, jaga pangan tanpa menunggu. Karena desa yang aman dan mandiri dimulai dari kesadaran warganya sendiri. (*)


Berita Lainnya
Instruksi Kapolri Dijalankan Di Teluk Sungka, Bhabinkamtibmas Lakukan Persiapan Tanam Jagung Bersama Kelompok Tani
Di Bawah Langit Teluk Sungka: Kapolsek GAS Turun Ke Ladang, Menanam Harapan Bersama Petani
Program Pekarangan Pangan Bergizi di Rengat Barat Diharapkan Jadi Sumber Pangan Mandiri
Pemko Batam Targetkan Optimalisasi PBJT Listrik Lewat Sosialisasi NITKU
Pendampingan Jagung Di Lintas Utara: Kapolsek Keritang, Jangan Biarkan Petani Bekerja Sendiri
Bhabinkamtibmas Lintas Utara Dampingi Petani: Aiptu Hendrick Yanto, Jagung Tumbuh Kalau Dirawat Bersama
Instruksi Kapolri Dijalankan Di Teluk Sungka, Bhabinkamtibmas Lakukan Persiapan Tanam Jagung Bersama Kelompok Tani
Di Bawah Langit Teluk Sungka: Kapolsek GAS Turun Ke Ladang, Menanam Harapan Bersama Petani
Program Pekarangan Pangan Bergizi di Rengat Barat Diharapkan Jadi Sumber Pangan Mandiri
Pemko Batam Targetkan Optimalisasi PBJT Listrik Lewat Sosialisasi NITKU
Pendampingan Jagung Di Lintas Utara: Kapolsek Keritang, Jangan Biarkan Petani Bekerja Sendiri
Bhabinkamtibmas Lintas Utara Dampingi Petani: Aiptu Hendrick Yanto, Jagung Tumbuh Kalau Dirawat Bersama