Bhabinkamtibmas Polsek Kemuning dan Petani: Ketika Seragam Turun Ke Tanah, Swasembada Pangan Menjadi Nyata


KEMUNING, Medialokal.co - Di Rt 08 Rw 01 Desa Tuk Jimun, Kecamatan Kemuning, baris-baris jagung milik Saudara Aril tumbuh pelan di bawah langit yang tak menentu. Di sampingnya, Aiptu HD Sitorus berjalan pelan, menyentuh daun, menyentuh harapan.

Dalam upaya memperkuat kedaulatan pangan nasional di tingkat perdesaan, Bhabinkamtibmas Desa Tuk Jimun melaksanakan pengecekan rutin terhadap perkembangan lahan jagung milik warga. Kamis 13 Mei 2026 pagi, langkah itu kembali dilakukan sebagai bagian dari pendampingan panjang menuju kemandirian pangan desa.

“Kegiatan pelaksanaan pengecekan ini guna untuk memastikan kesiapan serta produktivitas sektor pertanian desa dalam menunjang ketersediaan pangan lokal,” ujar Aiptu HD Sitorus. Baginya, melihat jagung tumbuh subur sama pentingnya dengan melihat desa aman. Keduanya adalah bentuk kesejahteraan yang harus dijaga.

Kapolsek Kemuning Kompol M. Simanungkalit, SH., MH melalui Aiptu HD Sitorus menjelaskan bahwa pendampingan ini adalah wujud nyata dukungan Polri terhadap para petani. “Kami ingin petani merasa tidak sendiri. Kalau ada masalah di lahan, sampaikan. Kami siap membantu mencarikan jalan,” ujarnya.

Aiptu HD Sitorus mengakui bahwa saat ini para petani menghadapi kendala alam berupa cuaca panas dan curah hujan yang tidak menentu, yang cukup mempengaruhi pola tanam. “Tanamannya hidup, tapi tantangannya juga hidup. Panas bisa membuat tanah kering, hujan bisa datang terlambat. Di sinilah kesabaran petani diuji,” katanya.

Ia melihat langsung bagaimana Saudara Aril dan warga lain tetap konsisten merawat lahannya meski cuaca berubah-ubah. “Kalau semangatnya tidak padam, tanah ini tidak akan mengecewakan. Jagung butuh waktu, begitu juga harapan. Keduanya harus dirawat setiap hari,” ujarnya pelan.

Aiptu HD Sitorus menekankan agar warga tidak patah semangat dan tetap konsisten dalam merawat lahan guna mendukung stabilitas ekonomi desa di tengah tantangan iklim yang fluktuatif. “Ekonomi desa kuat kalau pangan kuat. Dan pangan kuat kalau petani tidak menyerah,” pesannya.

Menutup kegiatan monitoring, Bhabinkamtibmas menyampaikan himbauan agar warga tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan di area perkebunan. “Lahan yang sudah dirawat susah payah jangan sampai dirusak. Kalau ada hal mencurigakan, segera hubungi Call Center 110. Kami siap datang,” tegasnya.

Secara keseluruhan, pelaksanaan pengecekan perkembangan lahan jagung di Desa Tuk Jimun berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Polsek Kemuning Polres Inhil berkomitmen untuk terus mengawal program ketahanan pangan ini demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan mandiri pangan.

Di Tuk Jimun, jagung yang masih muda itu bukan hanya tanaman. Ia adalah janji antara tanah dan manusia, antara petani dan polisi yang memilih menemani. Karena di desa ini, ketahanan pangan tidak dibangun dengan pidato, tapi dengan langkah kecil yang tidak pernah berhenti di pematang sawah. (*)





Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]