Polsek Enok Dan Warga Bersatu Kelola Pekarangan: Ketahanan Pangan Nasional Dimulai Dari Rumah-Rumah Di Enok
ENOK - Di Jalan Gajah Mada RT 002 RW 005 Kelurahan Enok, semangat gotong royong kembali terlihat. Pekarangan rumah warga yang dulunya kosong kini diubah menjadi lahan produktif untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Personel Polsek Enok Aiptu Beni Codiyat melaksanakan kegiatan kunjungan kepada warga binaannya yang memanfaatkan pekarangan rumah untuk tanaman pangan pada Jumat 15 Mei 2026. Kegiatan dimulai pukul 09.30 WIB dan berlangsung hingga selesai.
Aiptu Beni Codiyat memberikan motivasi dan apresiasi kepada warga yang telah memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam tanaman pangan bergizi berupa kacang lendir dan serai. “Ini adalah bentuk cinta kepada negeri. Ketika rakyat mandiri pangan, Indonesia akan semakin kuat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus memberikan nilai tambah secara ekonomi apabila hasil panennya dijual. “Dari pekarangan rumah, kita bisa menjaga ketahanan keluarga dan memperkuat ketahanan bangsa,” katanya.
Kehadiran Personel Polsek Enok di tengah masyarakat merupakan wujud nyata Polri yang selalu hadir, berbuat, dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung program pemerintah. “Polri tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga mengawal kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Menurut Kapolsek Enok IPTU Parsaulian Simanjuntak SH MH, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah. “Ini langkah sederhana namun efektif dalam mendukung ketahanan pangan, sejalan dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.
Kapolsek menyebut, kemandirian pangan tidak bisa hanya ditunggu dari pemerintah pusat. “Semua harus dimulai dari desa, dari rumah warga. Kalau setiap rumah produktif, maka desa kuat, daerah kuat, dan Indonesia kuat,” katanya.
Aiptu Beni Codiyat berharap aksi warga Enok ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain. “Kalau semangat seperti ini terus dijaga, kita tidak perlu bergantung pada pihak lain untuk memenuhi kebutuhan pangan sendiri,” ujarnya.
Ia menegaskan, Polri akan terus mendampingi warga dalam menjaga keberlanjutan program ini. “Kami akan kawal dari awal sampai panen. Karena ketahanan pangan adalah bagian dari kedaulatan bangsa,” katanya.
Di Enok, kacang lendir dan serai yang tumbuh di pekarangan warga bukan sekadar tanaman. Ia adalah bukti nyata bahwa ketika Polri dan rakyat bersatu, cita-cita Indonesia mandiri pangan bukan lagi angan, melainkan kerja nyata yang tumbuh dari tanah sendiri. (*)


Berita Lainnya
Tapal Batas Teluk Dalam Aman: Titik Api Nihil, Babinsa Dan Warga Siaga Bersama
Polri-TNI Dan Warga Sapat Bersatu: Babinsa Kuindra Jaga Keakraban Demi Wilayah yang Damai
Di Mugomulio, Babinsa Dan Warga Bersinergi Jaga Kondusivitas Wilayah
Babinsa Sanglar Perkuat Silaturahmi Warga: Sertu Johansah, Kerukunan Kunci Desa Aman Dan Damai
Di Enok, Polri Dan Warga Bersinergi Kelola Pekarangan: Asta Cita Presiden Kami Dukung Sampai Ke Rumah Warga
Polsek Keritang Turun Ke Lahan Warga: Ketahanan Pangan Bergizi Jadi Fokus Bhabinkamtibmas
Tapal Batas Teluk Dalam Aman: Titik Api Nihil, Babinsa Dan Warga Siaga Bersama
Polri-TNI Dan Warga Sapat Bersatu: Babinsa Kuindra Jaga Keakraban Demi Wilayah yang Damai
Di Mugomulio, Babinsa Dan Warga Bersinergi Jaga Kondusivitas Wilayah
Babinsa Sanglar Perkuat Silaturahmi Warga: Sertu Johansah, Kerukunan Kunci Desa Aman Dan Damai
Di Enok, Polri Dan Warga Bersinergi Kelola Pekarangan: Asta Cita Presiden Kami Dukung Sampai Ke Rumah Warga
Polsek Keritang Turun Ke Lahan Warga: Ketahanan Pangan Bergizi Jadi Fokus Bhabinkamtibmas