Pencarian

Polisi Jadi Agen Perlinsos, Bantu Registrasi Ulang Bansos 2027

Minggu, 04 Oktober 2026 • 07:41:01 WIB
Polisi Jadi Agen Perlinsos, Bantu Registrasi Ulang Bansos 2027
Polisi dilibatkan sebagai agen Perlinsos Digital untuk membantu registrasi ulang penerima bansos 2027.

MEDIALOKAL.CO — Pemerintah resmi melibatkan polisi sebagai agen Perlinsos Digital untuk membantu registrasi ulang penerima bansos 2027, khususnya PKH dan BPNT. Warga yang belum terdata, termasuk lansia dan penyandang disabilitas, bisa dibantu mendaftar melalui agen di desa dan kelurahan. Registrasi dilakukan lewat perlinsos.kemensos.go.id dengan menyiapkan NIK KTP dan nomor meter PLN.

Kementerian Sosial menggandeng Polri dalam Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk memperluas jangkauan Perlinsos Digital. Pelibatan ini resmi berjalan sejak 30 September 2026, setelah Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) Luhut Binsar Pandjaitan mendatangi Mabes Polri.

Perlinsos Digital menjadi bagian dari transformasi pengelolaan perlindungan sosial pemerintah. Sistem ini membuka akses pendaftaran bagi masyarakat, memperbarui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sekaligus menyederhanakan proses verifikasi.

"Perlinsos Digital adalah game changer. Warga mendaftar, sistem yang akan memverifikasi dan menilai, lalu ditetapkan layak atau tidak layak dengan alasan yang jelas," kata Gus Ipul.

Polisi Bukan Penentu Penerima Bansos

Gus Ipul menegaskan agen Perlinsos hanya bertugas membantu masyarakat melakukan pendaftaran. Penentuan layak atau tidaknya seseorang menerima bansos tetap dilakukan oleh sistem, bukan oleh agen di lapangan.

Agen juga bekerja secara sukarela dan dilarang memungut biaya dalam bentuk apa pun. Aturan ini ditegaskan untuk mencegah pensasaran dan menjaga objektivitas penyaluran.

"Perlu kami tegaskan, agen hanya membantu mendaftar, sistem yang akan menentukan kelayakan. Dan dengan begitu, pensasaran tetap objektif dan berkeadilan. Sebagai Agen Perlinsos, ini relawan, tidak ada bayaran, dan tidak boleh memungut bayaran," katanya.

Siapa Saja yang Bisa Jadi Agen Perlinsos

Gerakan ini melibatkan unsur yang sehari-hari berada dekat dengan masyarakat. Mulai dari ASN, pemerintah daerah, pendamping desa, penyuluh pertanian, penyuluh keluarga berencana, jajaran Kementerian Agama, hingga TNI dan Polri.

Di lingkungan kepolisian, Bhabinkamtibmas dinilai punya jaringan hingga desa dan kelurahan. Peran mereka penting untuk menjangkau warga di daerah terpencil yang sulit mengakses layanan digital.

"Terima kasih kepada Pak Kapolri dan jajaran yang selama ini telah mendampingi Kementerian Sosial. Dan bahkan dalam rangka memperluas Agen Perlinsos, Pak Kapolri sudah bergerak, jajaran Kapolri sudah bergerak di desa-desa lewat Bhabinkamtibmas," kata Gus Ipul.

Warga yang Berisiko Tertinggal

Perluasan Perlinsos menghadapi tantangan karena tidak semua masyarakat punya akses dan kemampuan teknologi yang sama. Ada lansia, penyandang disabilitas, serta warga di daerah terpencil yang berisiko tidak terdata.

Sebagian warga memiliki smartphone tetapi tidak tahu cara mendaftar. Sebagian lain tahu caranya, namun belum percaya diri melakukan registrasi sendiri.

"Keterbatasan teknologi tidak boleh menjadi alasan mereka tidak terdata," tegas Gus Ipul.

"Dimulai dari yang dekat, yang dekat tidak boleh terlewat," ujarnya.

Cara Registrasi Bansos 2027

Untuk bansos 2027, masyarakat dapat melakukan registrasi melalui perlinsos.kemensos.go.id. Siapkan NIK pada KTP dan nomor meter PLN sebelum memulai proses pendaftaran.

Registrasi ulang ini menyasar penerima bansos untuk penyaluran 2027, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Warga yang merasa berhak namun belum terdata dapat memanfaatkan pendampingan agen di wilayah masing-masing.

Saat ini, lebih dari 5,6 juta keluarga telah terdaftar dalam Perlinsos Digital dengan dukungan lebih dari 289 ribu agen. Pemerintah menargetkan sekitar 48 juta keluarga dapat terdaftar, sehingga jumlah maupun jangkauan agen perlu diperluas.

Peran Polri hingga Tingkat Desa

Luhut Binsar Pandjaitan menilai kekuatan kepolisian terletak pada struktur yang berjenjang hingga tingkat bawah. Jaringan itu dinilai efektif untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil dan kawasan yang butuh pendampingan.

"Saya berharap banyak sekali dengan Polri. Dan saya berharap karena saya lihat, sistem polisi ini sudah berjenjang sampai ke bawah. Jadi saya mohon nanti, tolong instruksi Pak Kapolri, agar ini membawa keadilan, kebersamaan sampai daerah-daerah terpencil," kata Luhut.

Luhut meminta keterlibatan Polri tidak berhenti di tingkat pusat. Jaringan kepolisian dari Polda, Polres hingga Bhabinkamtibmas dapat digerakkan untuk membantu warga yang selama ini sulit dijangkau.

"Jadi saya titip pada Pak Kapolri dan teman-teman, Kapolda sampai kepada Kapolres, Bhabinkamtibmas, ya tolong diturunkan," ujarnya.

"Ini gerakan masif. Dan saya mohon sekali lagi, Polri menurut saya, ini dengan Anda hadir di bawah dan pergi tadi, rakyat juga pasti senang. Anda melindungi haknya mereka," kata Luhut.

Waspadai Pungli Berkedok Pendampingan

Masyarakat diimbau tidak memberikan uang dalam bentuk apa pun kepada agen Perlinsos. Agen resmi bekerja tanpa bayaran dan hanya membantu proses pendaftaran, bukan menjamin seseorang lolos sebagai penerima bansos.

Informasi lebih lanjut mengenai jadwal pencairan, syarat penerima, dan status pendaftaran dapat diakses melalui kanal resmi Kementerian Sosial serta perlinsos.kemensos.go.id. Warga yang menemukan praktik pungli atau calo dapat melaporkannya ke kanal pengaduan resmi Kemensos.

Sumber: cnbcindonesia.com

Follow medialokal.co

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks