MEDIALOKAL.CO — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan koreksi jangka pendek menuju area 5.850–5.911 pada perdagangan Selasa (6/10), setelah ditutup menguat 1,36% ke level 6.118 sehari sebelumnya. Dua analis sekuritas berbeda arah pandangan, dengan MNC Sekuritas melihat risiko koreksi dan Binaartha Sekuritas membuka peluang penguatan lanjutan. Rekomendasi saham yang muncul dari kedua riset mencakup ADRO, MEDC, INCO, MINA, AMRT, dan TLKM.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan posisi IHSG saat ini berada pada bagian wave c dari wave (y), sehingga indeks masih berpotensi terkoreksi menuju area 5.850–5.911. Proyeksi itu disampaikan dalam riset harian yang dirilis menjelang pembukaan perdagangan Selasa (6/10).
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.949 dan 5.872, dengan resistance di 6.187 dan 6.297. Dari sisi rekomendasi, ia menyoroti saham ADRO, INCO, MEDC, dan MINA.
Binaartha Melihat Peluang Penguatan Selama 6.019 Bertahan
Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai indeks saham masih berpeluang melanjutkan tren naik jangka pendek setelah berhasil menembus level 6.102. Meski begitu, risiko pelemahan tetap perlu diwaspadai.
"Jika mampu bertahan di atas 6.019, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menuju 6.182. Namun, jika kembali turun di bawah 6.019, indeks berpotensi melanjutkan tren turun menuju 5.850," ujar Ivan dalam risetnya.
Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 6.019, 5.850, dan 5.607, dengan resistance 6.182, 6.247, 6.423, dan 6.552. Saham yang ia rekomendasikan adalah ADRO, AMRT, MEDC, dan TLKM.
Modal Penguatan Sehari Sebelumnya
Pada perdagangan Senin (5/10), IHSG ditutup di level 6.118, menguat 81,97 poin atau naik 1,36% dari perdagangan sebelumnya. Mengutip data RTI Infokom, nilai transaksi mencapai Rp 9,93 triliun dengan volume 40,95 miliar saham diperdagangkan.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, 526 saham menguat, 153 saham terkoreksi, dan 114 saham stagnan. Komposisi itu menunjukkan penguatan indeks ditopang mayoritas saham di pasar, bukan hanya segelintir emiten berkapitalisasi besar.
Dua Skenario yang Saling Berseberangan
Perbedaan pandangan kedua analis bertumpu pada level kunci yang berbeda. MNC Sekuritas menempatkan area 5.850–5.911 sebagai target koreksi gelombang, sementara Binaartha menjadikan 6.019 sebagai garis pemisah antara skenario penguatan ke 6.182 dan tren turun ke 5.850.
Bagi investor jangka pendek, level-level tersebut menjadi acuan untuk menentukan titik masuk dan keluar. Selama IHSG bertahan di atas 6.019, skenario penguatan Binaartha tetap terbuka. Sebaliknya, penurunan di bawah level itu membuka jalan bagi skenario koreksi yang diproyeksikan MNC Sekuritas.
Saham yang Muncul di Kedua Riset
- ADRO — muncul dalam rekomendasi MNC Sekuritas dan Binaartha Sekuritas
- MEDC — direkomendasikan kedua sekuritas
- INCO — masuk daftar pilihan MNC Sekuritas
- MINA — masuk daftar pilihan MNC Sekuritas
- AMRT — direkomendasikan Binaartha Sekuritas
- TLKM — direkomendasikan Binaartha Sekuritas
Dua saham energi, ADRO dan MEDC, menjadi satu-satunya emiten yang disebut di kedua riset. Kesamaan pilihan itu mengindikasikan kedua analis melihat sektor energi masih menyimpan peluang di tengah ketidakpastian arah indeks.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.