Pencarian

KKB x BIF 2026 Digelar di Tangsel, BI Banten Sambungkan UMKM dengan Investor

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 06:01:01 WIB
KKB x BIF 2026 Digelar di Tangsel, BI Banten Sambungkan UMKM dengan Investor
Kepala Perwakilan BI Banten Sofwan Kurnia menyampaikan sambutan pada pembukaan KKB x BIF 2026 di Tangerang Selatan.

MEDIALOKAL.CO — Bank Indonesia Banten bersama Pemerintah Provinsi Banten menggelar Karya Kreatif Banten x Banten Investment Forum 2026 di Tangerang Selatan pada 9–11 Oktober 2026. Forum ini menyatukan pengembangan UMKM dan percepatan realisasi investasi dalam satu panggung, dengan target menghubungkan pelaku usaha lokal ke rantai pasok industri dan calon investor.

Kegiatan berlangsung di Ballroom DoubleTree by Hilton Jakarta Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. Kepala Perwakilan BI Banten Sofwan Kurnia menyebut forum ini sebagai upaya memperkuat daya saing UMKM, memperluas akses pasar, dan mendorong investasi berkualitas yang memberi nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Tema yang diusung: "Mengoptimalkan Potensi Penyangga Megapolitan melalui Investasi Berkualitas dan Penguatan Ekosistem UMKM untuk Mendorong Daya Saing Banten". Arahnya jelas, mempertemukan pelaku UMKM dengan pasar, industri, dan calon investor.

Peran UMKM dalam Ekonomi Nasional dan Tantangannya

UMKM Indonesia tercatat lebih dari 64 juta unit usaha. Jumlah itu mencakup sekitar 99 persen dari total unit usaha, menyumbang sekitar 61 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja.

Meski kontribusinya besar, sejumlah pekerjaan rumah masih menghadang. Peningkatan produktivitas, inovasi, digitalisasi, akses pembiayaan, dan perluasan pasar menjadi tantangan utama agar UMKM bisa lebih kompetitif.

Di Banten, posisi sebagai wilayah penyangga megapolitan Jakarta memberi keunggulan tersendiri. Kawasan industri di wilayah utara serta potensi alam dan budaya di wilayah selatan menjadi modal yang bisa dioptimalkan melalui kemitraan yang menghubungkan UMKM dengan kebutuhan pasar dan rantai pasok industri.

Realisasi Investasi Banten Capai Rp 130,2 Triliun pada 2025

Dari sisi investasi, Banten membukukan realisasi Rp 130,2 triliun sepanjang 2025, atau 108,95 persen dari target. Capaian itu menyerap 214.216 tenaga kerja.

Pada semester I 2026, realisasi investasi mencapai Rp 66,3 triliun atau 46,63 persen dari target tahunan Rp 142,19 triliun. Angka ini menunjukkan potensi besar, tetapi juga menegaskan bahwa komitmen investasi perlu tindak lanjut agar proyek berlanjut ke tahap realisasi.

Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem UMKM yang terintegrasi dari hulu hingga hilir sekaligus menciptakan iklim investasi yang kondusif.

"Pengembangan UMKM perlu diarahkan pada peningkatan kapasitas usaha, kualitas produk, digitalisasi, perluasan akses pembiayaan dan pasar, serta penguatan kemitraan," jelasnya.

Enam Perusahaan Teken Letter of Intent Investasi

Pada rangkaian pembukaan, enam perusahaan menandatangani Investment Letter of Intent. Mereka adalah Raybo Co. Limited, PT Winda Industrial Indonesia, PT Tukaka Craftwork Indonesia, PT Mingcheng Knitting Indonesia, PT Dragon Soar Industrial, dan PT Yuchuang Biotechnology Indonesia.

Penandatanganan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat penjajakan dan komitmen investasi di Banten. Tindak lanjut diperlukan agar komitmen tersebut bergerak ke tahap realisasi.

Selain itu, ada agenda penguatan sumber daya manusia vokasi melalui nota kesepahaman antara Modern Cikande dan Yayasan APINDO untuk APINDO Daya.

Pertumbuhan Ekonomi Banten di Atas Nasional

Penguatan UMKM dan investasi ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Banten yang mencapai 5,49 persen secara tahunan pada triwulan II 2026. Angka itu lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.

Pembentukan modal tetap bruto (PMTB) berkontribusi 30,97 persen terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Banten pada 2025. Ini menegaskan investasi sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah.

Rangkaian Acara dan Arah ke Depan

KKB x BIF 2026 mengintegrasikan agenda pengembangan UMKM dengan upaya mempercepat realisasi investasi. Forum ini bukan sekadar ruang pertemuan pelaku usaha dengan calon pembeli dan investor, tetapi juga mempertemukan pemilik proyek dengan calon investor yang sesuai.

Kegiatan ini turut mendorong penguatan daftar proyek investasi potensial atau investment pipeline, serta mengidentifikasi hambatan investasi, termasuk persoalan lahan dan tata ruang.

Rangkaian acaranya meliputi pameran produk UMKM, business matching dengan pembeli domestik dan internasional, The Brewtiful Banten Experience, hingga Banten Creative Runway. Ada pula diskusi, edukasi, dan kompetisi kreatif untuk memperluas eksposur produk sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku UMKM.

Bagi pelaku usaha lokal, forum ini menjadi pintu masuk ke rantai pasok yang lebih luas. Bagi investor, Banten menawarkan posisi strategis dan pipeline proyek yang siap ditindaklanjuti.

Sumber: ekbisbanten.com

Follow medialokal.co

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks