MEDIALOKAL.CO — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan militer AS tidak perlu menggunakan senjata nuklir untuk menyerang Iran. Pernyataan itu muncul bersamaan dengan ancaman baru untuk menghantam Gunung Pickaxe, lokasi yang diyakini menyimpan fasilitas nuklir rahasia Iran di bawah tanah.
Dalam wawancara dengan Newsmax, Trump mengatakan pemerintahannya harus memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir. Ia bahkan mengisyaratkan serangan terhadap Gunung Pickaxe dapat dilakukan untuk melumpuhkan fasilitas tersebut.
Ancaman Serangan ke Gunung Pickaxe
Trump menggambarkan fasilitas nuklir Iran terkubur di bawah jutaan ton gunung. Menurutnya, lokasi itu kini tengah dicermati serius oleh militer AS.
"Fasilitas nuklir mereka terkubur di bawah jutaan ton gunung. Saat ini kami sedang mencermati Gunung Pickaxe. Mungkin kami harus ke sana. Kami akan menargetkan lokasi itu dan melumpuhkannya dengan cepat," ujar Trump.
Pernyataan itu mempertegas posisi Washington yang menolak membiarkan Iran mengembangkan kemampuan nuklir. Serangan ke Gunung Pickaxe disebut sebagai salah satu opsi untuk memastikan fasilitas bawah tanah itu tidak lagi beroperasi.
Nuklir Tak Masuk Opsi
Meski mengancam serangan terhadap fasilitas nuklir Iran, Trump menegaskan senjata nuklir tidak akan dipakai dalam perang yang dimulai pada 28 Februari 2026 tersebut. Konflik itu melibatkan AS dan Israel dalam pertempuran melawan Iran.
"Saya tidak akan menggunakan senjata nuklir. Kita tidak perlu melakukannya," katanya.
Pernyataan Trump sekaligus meredakan kekhawatiran soal kemungkinan eskalasi besar di kawasan. Sebelumnya, AS dilaporkan berencana menggunakan amunisi berjuluk "ibu dari segala bom" untuk menyerang Iran.
Apa Dampaknya bagi Kawasan
Ancaman serangan ke Gunung Pickaxe menambah ketegangan di Timur Tengah yang sudah berlangsung sejak Februari 2026. Bagi pasar global, pernyataan Trump soal nuklir sedikit mengurangi risiko konflik terbuka berskala besar, meski opsi serangan militer tetap terbuka.
Pemerintah AS menempatkan isu nuklir Iran sebagai prioritas utama kebijakan luar negerinya. Trump menegaskan tujuan akhirnya tetap satu: memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir, dengan atau tanpa operasi militer ke Gunung Pickaxe.