Karena Mendesak, Warga Batang Tumu Bangun Jalan Sendiri Pakai Iuran
MANDAH, Medialokal.co - Semangat gotong royong warga Desa Batang Tumu, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, kembali terlihat. Warga secara swadaya membangun badan jalan penghubung antar dusun yang selama ini menjadi akses utama aktivitas harian masyarakat.
Pembangunan jalan tersebut dilakukan dengan cara iuran warga. Langkah ini diambil karena kondisi jalan yang rusak parah dan sangat mendesak untuk kelancaran mobilitas para petani, anak sekolah, serta warga desa tetangga yang melintas setiap hari.
"Tampak seluruh elemen masyarakat, mulai dari kaum muda hingga orang tua, bahu-membahu mencangkul, meratakan tanah, hingga mengecor bagian jalan yang menjadi titik terparah," ujar salah seorang warga, Sabtu (22/8/2026).
Ngah Zul selaku inisiator kegiatan mengatakan, semenisasi jalan tersebut murni hasil iuran warga. Pasalnya anggaran desa belum mampu mencakup seluruh perbaikan jalan dalam waktu dekat, padahal jalur itu memiliki peran krusial sebagai urat nadi perekonomian desa.
"Semenisasi ini hasil dari iuran warga untuk membangun jalan penghubung yang selalu dilewati warga desa tetangga dan anak sekolahan," kata Ngah Zul.
Hingga saat ini, pembangunan baru mencapai sepanjang 25 meter. Padahal total badan jalan yang direncanakan untuk disemenisasi mencapai 110 meter. Dengan keterbatasan dana, warga berharap ada uluran tangan dari para dermawan agar pembangunan bisa dilanjutkan hingga tuntas.
"Kita berharap semoga ada para dermawan mau membantu kami agar akses jalan penghubung antara dusun ke dusun menuju jalan ibu kota desa bisa rampung," harap Ngah Zul.
Menurutnya, keberadaan jalan tersebut sangat vital. Pada musim hujan, kondisi jalan menjadi licin, becek, dan sulit dilalui. Padahal jalan itu merupakan akses utama warga dalam mengangkut hasil bumi serta keperluan sehari-hari.
Aksi nyata warga Desa Batang Tumu ini mendapat apresiasi karena membuktikan budaya gotong royong di pedesaan masih terjaga. Selain meringankan beban pemerintah, langkah swadaya ini juga mempercepat terbukanya akses yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Kendati demikian, warga berharap Pemerintah Kabupaten Inhil melalui instansi terkait dapat memperhatikan kondisi infrastruktur di Desa Batang Tumu. Mereka mendambakan adanya bantuan lanjutan atau peningkatan status jalan agar semenisasi dapat dilakukan secara permanen demi kenyamanan jangka panjang. (*)