Berawal Dari Komentar Warganet, Tim Kapal Universitas Sriwijaya Didiskualifikasi Dari Pertandingan Fun Race KKI 2026
BENGKALIS,(ML)– Kabar mengejutkan muncul di ajang Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026. Peserta yang mewakili Universitas Sriwijaya Palembang dipastikan didiskualifikasi dari keikutsertaan dalam pertandingan kapal pada katagori Funn Race. setelah terbukti menggunakan joki luar saat bertanding. Kamis (17/09/2025).
Keputusan ini diambil panitia penyelenggara setelah ditemukan pelanggaran terkait identitas peserta yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pantauan Wartawan dilokasi pertandingan, Pada awal putaran, Ferc Team Polbeng tampil lebih meyakinkan dan lebih dulu memimpin jalannya pertandingan. Kapal yang dikendalikan pilot Rahmad Nur Iman melaju stabil dan kencang, membuat tim Unsri sempat tertinggal di belakang.
Namun, suasana berubah ditengah pertandingan. Tim Unsri perlahan mempercepat laju kapalnya, berhasil mengejar ketertinggalan, bahkan berbalik menempati posisi terdepan hingga garis finis. Hasil di atas air tampak menunjukkan kemenangan bagi Unsri saat itu.
Akan tetapi, tak lama setelah pertandingan usai, tim Ferc Team menemukan adanya dugaan kecurangan menggunakan joki dari luar oleh tim Universitas Sriwijaya, hal itu diketahui dari komentar warganet YouTube Live Streaming yang ditayangkan oleh panitia.
@AlClasher-b9v : Sriwijaya ecco mah stabil cuma kemarin race trouble dipropeller nya mas makanya ketinggalan
@wsmkrhhobby : Wouw Oding ??? Pilot bisa ganti selain Mahasiswa???
@Rayenn05 : kalau bang Thariq dilokasi harusnya tau lah posisi remote dimana wkwkw
Sementara itu, tim Ferc Tim menyampaikan hasil keputusan panitia timnya lolos kebabak berikutnya, dan akan kembali berlaga.
"Peserta yang kena diskualifikasi itu dari universitas Sriwijaya, karena membawa pilot dari luar yang bukan mahasiswa, hasil keputusan panitia kami masuk ke babak berikutnya, Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua yang bertanding. Kompetisi bukan sekadar soal meraih juara, melainkan tempat membangun karakter, kejujuran, serta menjaga nama baik almamater," ungkap Khafis Firdaus ***