PKB Inhil Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Desa Sungai Bela, Bukti Nyata Dukung Indonesia Hijau
INDRAGIRI HILIR, RIAU – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan penanaman bibit mangrove bersama Lembaga Pengelola Hutan Desa Mablu Sejahtera di Desa Sungai Bela, Kecamatan Kuala Indragiri, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PKB terhadap kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir, sekaligus mendukung gerakan penghijauan Indonesia. Penanaman mangrove diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir dan mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPC PKB Indragiri Hilir sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Iwan Taruna, S.T., M.Si., serta perwakilan DPP PKB yang juga anggota DPR RI, H. Mafirion.
Turut hadir seluruh anggota Fraksi PKB, pengurus DPC PKB Indragiri Hilir, serta badan otonom PKB, yakni Perempuan Bangsa, Garda Bangsa, dan Panji Bangsa.
Program penanaman mangrove ini sejalan dengan gerakan penghijauan yang didorong Ketua Umum DPP PKB, A. Muhaimin Iskandar. Gerakan tersebut diharapkan dapat dimulai dari daerah, termasuk Kabupaten Indragiri Hilir yang memiliki kawasan pesisir dengan ekosistem mangrove yang perlu dijaga dan dilestarikan.
Ketua DPC PKB Indragiri Hilir, Iwan Taruna, mengatakan bahwa penanaman mangrove merupakan bentuk komitmen nyata partainya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memikirkan keberlangsungan hidup generasi mendatang.
“Dengan menanam mangrove, kita ikut menjaga hutan untuk kesejahteraan anak cucu kita. Apa yang kita lakukan hari ini diharapkan memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang,” ujar Iwan saat diwawancarai awak media.
Menurutnya, pelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab generasi saat ini, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan anak cucu. Karena itu, DPC PKB Indragiri Hilir berupaya mengambil peran dalam mendorong gerakan penghijauan di daerah.
“Penanaman bibit mangrove ini merupakan bagian dari rencana PKB Kabupaten Indragiri Hilir untuk melestarikan lingkungan. Ini penting bagi kehidupan anak cucu kita pada masa yang akan datang. Karena itu, kami dari DPC PKB ingin memelopori penanaman ini sebagai upaya menghijaukan kampung kita, Kabupaten Indragiri Hilir,” katanya.
Iwan berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran berbagai pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove yang memiliki peran penting bagi kawasan pesisir.
Sementara itu, perwakilan DPP PKB sekaligus anggota DPR RI, H. Mafirion, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan penanaman mangrove tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah positif yang menunjukkan kepedulian partai politik terhadap pelestarian lingkungan.
“Ini program yang sangat bagus. Ini partai politik yang pertama peduli terhadap lingkungan,” ungkap Mafirion.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Sungai Bela, Erwandi, S.H. Ia mengucapkan terima kasih kepada DPC PKB Kabupaten Indragiri Hilir atas inisiatif penanaman bibit mangrove di wilayahnya.
Menurut Erwandi, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang patut diapresiasi. Berdasarkan pengamatannya, kegiatan serupa menjadi pengalaman pertama yang diketahuinya dilakukan oleh partai politik di Kabupaten Indragiri Hilir.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Partai PKB Kabupaten Indragiri Hilir. Ini merupakan pertama kalinya partai politik di Kabupaten Indragiri Hilir yang kami ketahui menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove seperti ini,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, DPC PKB Indragiri Hilir berharap semangat menjaga lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat. Penanaman mangrove di Desa Sungai Bela diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan bibit dan keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir.
Pelestarian lingkungan tidak cukup hanya melalui penanaman, tetapi juga membutuhkan komitmen untuk merawat dan menjaga keberlanjutannya. Dengan upaya tersebut, keberadaan mangrove diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi warisan lingkungan yang berharga bagi generasi mendatang. (*)