Pencarian

Polisi Bongkar Penyalahgunaan Pertalite di Toboali, 3.040 Liter Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 • 09:41:01 WIB
Polisi Bongkar Penyalahgunaan Pertalite di Toboali, 3.040 Liter Disita
Polisi menyita 160 jerigen berisi 3.040 liter Pertalite dari sebuah rumah di Kelurahan Toboali.

MEDIALOKAL.CO — Polres Bangka Selatan menyita 3.040 liter Pertalite bersubsidi dari sebuah rumah di Kelurahan Toboali dan menetapkan seorang pria berinisial IS (64) sebagai tersangka. Warga yang merasa penyaluran BBM bersubsidi di wilayahnya menipis berhak melaporkan dugaan penyimpangan serupa ke kepolisian atau kanal pengaduan resmi. Penyidik masih mendalami asal pasokan dan tujuan penjualan bahan bakar yang dikemas dalam 160 jerigen itu.

Kepolisian Resor Bangka Selatan membongkar praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak bersubsidi jenis Pertalite di Kelurahan Toboali pada Sabtu (24/10/26). Unit Tipidsus Satreskrim Polres Bangka Selatan mengamankan satu orang berinisial IS (64), warga Toboali, dalam operasi tersebut.

Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol Agus Sugiyarso membenarkan pengungkapan kasus itu. Menurut dia, penyidik telah menetapkan IS sebagai tersangka.

"Ya kita sudah terima laporannya. Dalam kasus tersebut satu orang berhasil diamankan dan telah ditetapkan sebagai tersangka," kata Agus di Pangkalpinang, Minggu (25/10/26).

Barang Bukti yang Disita

Tim yang dipimpin Kanit Tipidsus Polres Bangka Selatan Ipda Peres Prasetya menyita ratusan jerigen berisi Pertalite. Total volume bahan bakar yang diamankan mencapai 3.040 liter atau sekitar 3 ton lebih.

"Barang bukti yang diamankan, 160 jerigen dengan volume keseluruhan kurang lebih 3.040 liter atau 3 ton lebih berisi pertalite termasuk satu unit mobil Isuzu Traga warna putih," terang Agus.

Mobil Isuzu Traga warna putih diduga dipakai untuk mengangkut bahan bakar yang seharusnya dijual melalui jalur resmi itu.

Mengapa Penyaluran Pertalite Bersubsidi Diawasi Ketat

Pertalite termasuk jenis BBM yang mendapat subsidi pemerintah, sehingga penyalurannya dibatasi untuk kendaraan dan konsumen tertentu. Penyimpangan seperti pengemasan ulang ke jerigen dan penjualan di luar jalur resmi berpotensi mengurangi pasokan bagi warga yang berhak.

Praktik itu juga membuka ruang pengoplosan dan penjualan di atas harga eceran yang ditetapkan. Karena itu, aparat kepolisian menempatkan penyalahgunaan BBM bersubsidi sebagai salah satu prioritas penindakan di daerah.

Dampak bagi Warga Pengguna Pertalite

Warga yang mendapati antrean panjang, pembatasan pembelian, atau harga jual di atas ketentuan di wilayahnya dapat melaporkan ke polisi setempat. Laporan warga menjadi salah satu pintu masuk penyelidikan, seperti yang berujung pada pengungkapan di Toboali.

Masyarakat juga bisa menyalurkan aduan melalui kanal resmi pemerintah, termasuk aplikasi dan laman pengaduan yang dikelola kementerian terkait serta call center layanan BBM. Sertakan lokasi, waktu, dan bukti pendukung agar laporan bisa ditindaklanjuti.

Status Hukum dan Tindak Lanjut

IS kini berstatus tersangka. Penyidik masih mendalami asal pasokan Pertalite, jaringan pembeli, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam rantai penyaluran.

Informasi rinci soal pasal yang dijeratkan dan ancaman hukuman belum disampaikan kepolisian. Pembaruan kasus dapat dipantau melalui keterangan resmi Polres Bangka Selatan dan Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Warga diimbau tidak membeli BBM bersubsidi dari penjual tidak resmi dan tidak menampung Pertalite dalam jerigen untuk dijual kembali. Selain melanggar ketentuan, praktik itu mempercepat kelangkaan pasokan bagi pengguna yang berhak.

Laporkan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi ke kepolisian terdekat atau kanal pengaduan resmi pemerintah. Waspadai pihak yang menawarkan jasa "pengurusan" atau percaloan BBM dengan imbalan uang.

Sumber: timelines.id

Follow medialokal.co

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks