Amien Mau Jewer Ketum Muhammadiyah, Buya: Tak Usah Didengar
MEDIALOKAL.CO - Tokoh nasional Ahmad Syafii Maarif mengomentari pernyataan Ketua Dewan Pembina Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang akan menjewer Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir jika sampai membebaskan anggota organisasi kemasyarakatan Islam menentukan dukungan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Menurut Syafii, warga Muhammadiyah tak perlu menggubris pernyataan Amien.
“Halah, jewer-jewer, enggak usah diperhitungkan itu,” ujar tokoh yang akrab disapa dengan panggilan Buya Syafii itu saat ditemui di Gedung Pusat Dakwah Muhamamdiyah, Jakarta Pusat, Jumat (23/11). “Muhammadiyah harus memberikan kebebasan kepada warganya.”
Pendiri Ma’arif Institute itu mengatakan, warga Muhammadiyah tetap bebas menentukan pilihan masing-masing di Pilpres 2019. Mantan ketua umum PP Muhammadiyah itu menegaskan, ancaman Amien yang akan menjewer Haedar tak usah didengarkan
“Jadi bebas menentukan pilihan, tidak digiring, tidak diarahkan kepada salah satu calon atau satu partai. Saya kira itu bagus ini kan ormas sipil, tertua, yang lahirnya mendahului bangsa dan negara. Jadi kita enggak perlulah ada jewer-jewer, itu enggak usah didengar itu,” tegas Buya Syafii.
Tokoh kelahiran 31 Mei 1935 itu menegaskan, Amien kini bukan lagi tokoh sentral di Muhammadiyah. Sedangkan Haedar kini adalah ketua umum di organisasi yang didirikan KH Ahmad Dahlan itu.
“Sekarang Haedar tokoh sentralnya, bukan Amien Rais, bukan saya. Tahu struktur dong yang dipilih muktamar, sehingga dia (Haedar, red) pegang kendali fungsi itu kan yang sekarang ini,” tegasnya.(jpnn.com)


Berita Lainnya
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Hadapi Ancaman Sinkhole, PLN Bergerak Cepat Amankan SUTT 150 kV Bireuen-Peusangan
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Hadapi Ancaman Sinkhole, PLN Bergerak Cepat Amankan SUTT 150 kV Bireuen-Peusangan