Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Amien Mau Jewer Ketum Muhammadiyah, Buya: Tak Usah Didengar
MEDIALOKAL.CO - Tokoh nasional Ahmad Syafii Maarif mengomentari pernyataan Ketua Dewan Pembina Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang akan menjewer Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir jika sampai membebaskan anggota organisasi kemasyarakatan Islam menentukan dukungan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Menurut Syafii, warga Muhammadiyah tak perlu menggubris pernyataan Amien.
“Halah, jewer-jewer, enggak usah diperhitungkan itu,” ujar tokoh yang akrab disapa dengan panggilan Buya Syafii itu saat ditemui di Gedung Pusat Dakwah Muhamamdiyah, Jakarta Pusat, Jumat (23/11). “Muhammadiyah harus memberikan kebebasan kepada warganya.”
Pendiri Ma’arif Institute itu mengatakan, warga Muhammadiyah tetap bebas menentukan pilihan masing-masing di Pilpres 2019. Mantan ketua umum PP Muhammadiyah itu menegaskan, ancaman Amien yang akan menjewer Haedar tak usah didengarkan
“Jadi bebas menentukan pilihan, tidak digiring, tidak diarahkan kepada salah satu calon atau satu partai. Saya kira itu bagus ini kan ormas sipil, tertua, yang lahirnya mendahului bangsa dan negara. Jadi kita enggak perlulah ada jewer-jewer, itu enggak usah didengar itu,” tegas Buya Syafii.
Tokoh kelahiran 31 Mei 1935 itu menegaskan, Amien kini bukan lagi tokoh sentral di Muhammadiyah. Sedangkan Haedar kini adalah ketua umum di organisasi yang didirikan KH Ahmad Dahlan itu.
“Sekarang Haedar tokoh sentralnya, bukan Amien Rais, bukan saya. Tahu struktur dong yang dipilih muktamar, sehingga dia (Haedar, red) pegang kendali fungsi itu kan yang sekarang ini,” tegasnya.(jpnn.com)


Berita Lainnya
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
KONEKSI Resmi Terbentuk, Satukan Jurnalis Energi Perkuat Literasi Publik
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
KONEKSI Resmi Terbentuk, Satukan Jurnalis Energi Perkuat Literasi Publik
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat