MEDIALOKAL.CO — Kenaikan harga jual emas Antam ini diikuti oleh harga buyback—nilai yang diterima konsumen saat menjual kembali emasnya ke Antam. Hari ini, buyback ditetapkan naik Rp 18.000 menjadi Rp 2.628.000 per gram, mengutip laman resmi Logam Mulia.
Reli harga emas domestik sejalan dengan pergerakan emas dunia yang tengah bergairah. Pada perdagangan Senin (24/8/2026), harga emas spot melonjak 0,7 persen ke level US$ 4.635,39 per ons—posisi tertinggi sejak 14 Mei lalu. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember juga ditutup menguat 0,4 persen di level US$ 4.697,80 per ons.
Dorongan dari Washington dan Aksi Teknikal
Penguatan harga emas global dipicu kombinasi aksi beli teknikal dan sentimen makro. Departemen Keuangan AS baru-baru ini mengumumkan rencana pembelian kembali obligasi atau buyback, yang menekan nilai dolar AS ke level terendah dalam beberapa bulan. Pelemahan dolar membuat emas—yang dihargai dalam mata uang AS—menjadi lebih murah bagi pembeli asing.
Analis American Gold Exchange, Jim Wykoff, menilai faktor fundamental dan teknikal saat ini selaras mendukung tren bullish pasar emas. "Imbal hasil obligasi telah stabil, bahkan sedikit turun sehingga turut memberikan dukungan untuk harga emas," ujarnya. Ia memperkirakan pergerakan emas akan cenderung mendatar hingga naik dalam beberapa pekan ke depan, kecuali muncul sinyal pembalikan arah secara teknikal.
Momentum penguatan kian solid setelah pekan lalu harga emas berhasil menembus level rata-rata pergerakan (moving average) 200 hari. Data World Gold Council menunjukkan arus masuk dana ke ETF yang didukung emas mencapai 46,7 metrik ton atau setara US$ 6,4 miliar (sekitar Rp 113,40 triliun) pada pekan lalu—permintaan mingguan tertinggi dalam 10 bulan terakhir. Dana yang terdaftar di Amerika Utara dan Eropa memimpin arus masuk tersebut.
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut daftar lengkap harga emas batangan Antam per Selasa (25/8/2026) yang berlaku di butik Logam Mulia:
- 0,5 gram: Rp 1.434.000
- 1 gram: Rp 2.768.000
- 2 gram: Rp 5.486.000
- 3 gram: Rp 8.211.000
- 5 gram: Rp 13.655.000
- 10 gram: Rp 27.230.000
- 25 gram: Rp 67.910.000
- 50 gram: Rp 135.655.000
- 100 gram: Rp 271.160.000
- 250 gram: Rp 677.590.000 (pre-order)
- 500 gram: Rp 1.354.900.000 (pre-order)
- 1.000 gram: Rp 2.708.600.000 (pre-order)
Harga emas Antam bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar. Meski tengah menguat, harga saat ini masih di bawah rekor tertinggi sepanjang sejarah yang tercatat pada 29 Januari 2026 lalu, ketika emas Antam menyentuh Rp 3.168.000 per gram dengan buyback Rp 2.989.000 per gram.
Agenda Pekan Ini Jadi Penentu Arah
Pelaku pasar kini mengarahkan fokus ke sejumlah agenda penting di AS dan Jepang pekan ini. Rilis indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditure/PCE)—indikator inflasi acuan Federal Reserve—dijadwalkan keluar pada Rabu. Selain itu, pidato perdana Ketua Federal Reserve yang baru, Kevin Warsh, di Simposium Jackson Hole pada Jumat akan menjadi sorotan utama untuk memantau prospek suku bunga.
Kebijakan suku bunga AS menjadi variabel kunci bagi pergerakan emas ke depan. Suku bunga yang lebih rendah biasanya meningkatkan daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil, sekaligus menekan dolar AS. Pekan lalu, harga emas batangan sudah melonjak lebih dari 5 persen setelah rencana buyback Departemen Keuangan AS menekan nilai dolar ke level terendah dalam beberapa bulan.