BENGKALIS, (ML) – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) resmi menutup ajang Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026 dengan hasil yang membanggakan. Acara penutupan digelar di Lapangan Tugu Bengkalis, Kamis (17/9/2026) malam. Tidak hanya sukses menggelar acara sebagai tuan rumah, Polbeng juga berhasil meraih tiga gelar sekaligus dari berbagai kategori yang dipertandingkan.
Tiga prestasi tersebut meliputi Juara 3 Inovasi Desain dan Konstruksi (IDK) lewat Tim LAKSAMANA 3, penghargaan Best Design Electric Remote Control (ERC) diraih Tim LAKSAMANA 1, serta Best Design Fuel Engine Remote Control (FERC) disabet Tim LAKSAMANA 10.
Kategori ERC dan FERC kembali meraih predikat desain terbaik, menjadikannya pencapaian kelima secara berturut-turut bagi Polbeng di kedua cabang tersebut. Inovasi yang dikembangkan mengusung tema kapal penjaga pantai atau coast guard, yang dirancang untuk menjaga kedaulatan wilayah perairan Selat Malaka.
Muhamad Wahyu Ramadhan, perwakilan Tim LAKSAMANA 10, menjelaskan kapal FERC didesain dengan keunggulan kecepatan tinggi, sehingga difungsikan sebagai pengejar kapal-kapal yang diduga melakukan pelanggaran di perairan.
"Banyak kapal yang secara ilegal menyelundupkan barang-barang terlarang. Kami ingin menciptakan kapal yang mampu menjaga daerah Bengkalis dari ancaman tersebut," ujar Wahyu.
Sementara itu, Muhammad Alfayed, Ketua Tim LAKSAMANA 1, menyampaikan kapal ERC dirancang dengan konsep hemat energi dan ramah lingkungan. Keunggulan yang membawa mereka menyabet penghargaan terletak pada ketelitian bentuk serta proses pengerjaan yang teliti.
"Pengecatan itu ada prosesnya, tidak bisa dilakukan sekali jadi. Kalau ada bagian yang lecet, harus diperbaiki ulang sampai hasilnya presisi," ungkap Alfayed.
Kedua tim mulai menyusun riset dan pengembangan desain sejak dua hingga tiga bulan sebelum perlombaan berlangsung, dengan mempelajari berbagai referensi kapal sejenis sebagai dasar inovasi.
Berbeda dengan kategori lainnya, Tim LAKSAMANA 3 yang meraih Juara 3 IDK menonjolkan inovasi konstruksi dengan pemanfaatan material axbow, interceptor, dan HDPE. Ketiga komponen ini dirancang untuk mengurangi hambatan aliran air, sehingga kapal dapat melaju lebih cepat sekaligus lebih hemat bahan bakar.
"Semakin besar hambatan kapal, semakin boros bahan bakarnya. Dengan axbow sebagai pemotong gelombang dan interceptor sebagai penyeimbang, kami ingin efisiensi dan kecepatan meningkat," jelas M. Kenzie Bravo, anggota Tim LAKSAMANA 3.
Penggunaan material HDPE dipilih karena bobotnya yang ringan, mendorong kapal bergerak lebih lincah. Persiapan tim ini sudah berjalan sejak Mei lalu, atau sekitar lima bulan sebelum hari perlombaan. Prestasi ini terasa istimewa, mengingat kategori IDK sempat absen tiga tahun berturut-turut dan baru kembali dipertandingkan tahun ini—sekaligus menjadi kali pertama Polbeng meraih juara di kategori tersebut.
Direktur Polbeng, Johny Custer, menyambut baik pencapaian tersebut. Ia menegaskan kemenangan ini bukan sekadar soal piala, melainkan dorongan untuk terus berkarya.
"Prestasi ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus belajar dan berinovasi, menghasilkan karya yang lebih baik serta memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar," ujar Johny. Ia juga berharap kebersamaan yang terjalin antarpeserta selama KKI 2026 menjadi awal kemajuan dunia kemaritiman Indonesia.
Kesuksesan Polbeng sebagai tuan rumah juga mendapat apresiasi tinggi. Beny Bandanadjaja, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, memuji kesiapan panitia serta kehangatan sambutan yang diberikan kepada seluruh peserta.
"Saya mengapresiasi komitmen luar biasa dari Polbeng. Mulai dari penyambutan, kesiapan fasilitas, hingga pelaksanaan acara berjalan sangat baik," kata Beny.
Selama empat hari penyelenggaraan sejak 14 September 2026, ajang ini juga membawa dampak ekonomi yang nyata bagi warga Bengkalis. Daerah semakin dikenal peserta dari berbagai penjuru Indonesia, sementara pelaku usaha hotel, penginapan, hingga UMKM lokal turut merasakan manfaat lewat kegiatan Car Free Night yang digelar bersamaan.
Dengan berakhirnya KKI 2026, Polbeng semakin menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi vokasi yang tidak hanya mampu menyelenggarakan acara nasional dengan baik, tetapi juga bersaing di tingkat tertinggi, serta memberikan manfaat langsung bagi kemajuan daerah dan masyarakat.
Tuan Rumah KKI 2026, Polbeng Torehkan 3 Gelar Juara & Berikan Dampak Nyata untuk Bengkalis
Jumat, 18 September 2026 • 09:43:00 WIB
•
3 menit baca
Penutupan Kontes Kapal Indonesia 2026.
Tags:
#pendidikan
Bagikan
Berita Lainnya
IndeksPilihan
IndeksBerita Terkini
Indeks