Pencarian

Marak Pembajakan Barcode BBM Subsidi, Pertamina Minta Pengguna Reset QR Code

Jumat, 02 Oktober 2026 • 06:01:02 WIB
Marak Pembajakan Barcode BBM Subsidi, Pertamina Minta Pengguna Reset QR Code
Pertamina mengimbau pengguna BBM subsidi tidak membagikan QR Code MyPertamina kepada pihak lain.

MEDIALOKAL.CO — Pertamina mengimbau seluruh pengguna BBM subsidi bersubsidi agar tidak menyebarkan QR Code atau barcode yang terdaftar di aplikasi MyPertamina, menyusul kasus dugaan penyalahgunaan di Kendari, Sulawesi Tenggara. Warga yang mendapati barcode-nya dipakai orang lain disarankan segera melakukan reset atau memperbarui kode setelah pengisian Pertalite. Pengguna juga diminta memastikan hanya barcode milik sendiri yang ditunjukkan ke operator SPBU.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan bahwa QR Code Subsidi Tepat bersifat pribadi dan tidak boleh dibagikan ke siapa pun. Imbauan ini muncul setelah seorang warga Kendari melaporkan barcode miliknya dipakai orang lain untuk membeli BBM subsidi di sebuah SPBU.

Pjs Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Okky Aditya W menyatakan operator SPBU tetap melayani pembelian selama barcode yang ditunjukkan cocok dengan data di sistem Pertamina. Karena itu, pemilik barcode wajib menjaga kerahasiaan kodenya.

Kasus di Kendari: Barcode Dipakai Sebelum Pemiliknya Datang

Warga bernama Atika Harli memprotes operator SPBU THR di Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, pada Rabu (30/9). Ia mendapati data QR Code miliknya sudah dipakai orang lain untuk membeli BBM subsidi.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, barcode tersebut tercatat digunakan sekitar satu jam sebelum dirinya tiba di SPBU. Artinya, kode yang jatuh ke tangan orang lain bisa tetap bertransaksi selama tampilannya masih sesuai data yang terdaftar di sistem Pertamina.

Mengapa Barcode Bisa Dipakai Orang Lain

Okky menjelaskan, operator SPBU tidak memiliki cara mendeteksi apakah pemegang barcode adalah pemilik aslinya atau bukan. Verifikasi hanya berbasis kecocokan kode dengan data di sistem.

"Pertamina mengimbau kepada masyarakat agar tidak memberikan barcode subsidi tepat kepada siapapun agar barcode tidak digunakan untuk hal-hal yang tidak diinginkan," kata Okky saat dihubungi di Kendari, Kamis (1/10/2026).

Praktik ini rawan dimanfaatkan oknum yang membeli BBM subsidi untuk dijual kembali. Selama barcode masih aktif dan cocok dengan data, transaksi tetap bisa diproses di SPBU mana pun.

Cara Mengamankan Barcode: Reset Setelah Isi BBM

Pertamina menyarankan pengguna melakukan reset atau memperbarui QR Code Subsidi Tepat setelah mengisi Pertalite. Langkah ini menghasilkan barcode baru yang bisa dipakai kembali untuk pembelian berikutnya.

"Setelah di-reset nanti akan muncul barcode yang baru yang dapat digunakan kembali untuk pembelian BBM Subsidi Tepat," ujar Okky.

Reset menjadi cara paling praktis mengamankan akses jika barcode sebelumnya pernah tersebar, difoto orang lain, atau berpotensi dipakai pihak yang tidak berhak. Pengguna juga diminta tidak mengirim gambar atau data barcode ke pihak lain, termasuk lewat pesan singkat dan media sosial.

Yang Perlu Dilakukan Pengguna BBM Subsidi

  • Tidak membagikan gambar atau data QR Code Subsidi Tepat kepada siapa pun.
  • Menunjukkan hanya barcode milik sendiri saat membeli BBM subsidi di SPBU.
  • Melakukan reset barcode setelah pengisian Pertalite, terutama jika kode pernah tersebar.
  • Memastikan barcode yang tampil di aplikasi MyPertamina masih sesuai data kendaraan sendiri.

Pengguna yang mendapati barcode-nya dipakai orang lain dapat melaporkan kejadian tersebut ke operator SPBU dan kanal pengaduan resmi Pertamina. Informasi lebih lanjut soal mekanisme reset dan penanganan penyalahgunaan dapat diakses melalui aplikasi MyPertamina serta layanan pelanggan Pertamina.

Masyarakat juga diingatkan mewaspadai pihak yang menawarkan jasa pendaftaran atau pengurusan barcode Subsidi Tepat dengan imbalan tertentu. Pendaftaran dan pengelolaan barcode dilakukan sendiri melalui aplikasi resmi tanpa perantara.

Sumber: afu.id

Follow medialokal.co

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks