Pencarian

Pertamina Imbau Pemilik QR BBM Subsidi Tak Sebar Kode ke Orang Lain

Jumat, 02 Oktober 2026 • 06:21:01 WIB
Pertamina Imbau Pemilik QR BBM Subsidi Tak Sebar Kode ke Orang Lain
Pertamina mengimbau pemilik QR BBM Subsidi di aplikasi My Pertamina agar tidak menyebarkan kode kepada siapa pun.

MEDIALOKAL.CO — PT Pertamina (Persero) mengimbau pemilik kode QR BBM Subsidi Tepat di aplikasi My Pertamina agar tidak menyebarkan data tersebut kepada siapa pun saat mengisi bahan bakar. Imbauan ini menyusul keluhan warga Kendari yang menduga barcode miliknya dipakai orang lain di SPBU. Warga diminta segera mereset kode QR setelah mengisi Pertalite agar data yang telanjur tersebar tidak bisa digunakan lagi.

PT Pertamina (Persero) merilis imbauan resmi kepada seluruh pengguna aplikasi My Pertamina yang memiliki kode batang atau QR Code BBM Subsidi Tepat. Imbauan disampaikan melalui Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyusul insiden dugaan penyalahgunaan data barcode milik warga di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Pjs. Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya W, mengatakan data barcode subsidi yang tersebar bisa dimanfaatkan oknum untuk mengisi BBM demi keuntungan pribadi. Kasus yang menimpa warga bernama Atika Harli menjadi pemicu imbauan tersebut.

Kronologi Dugaan Penyalahgunaan QR BBM Subsidi di Kendari

Atika Harli memprotes operator SPBU THR di Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, Rabu (30/9). Ia mendapati data QR Code miliknya sudah dipakai orang lain untuk mengisi BBM Subsidi sekitar satu jam sebelum ia sendiri hendak mengisi di SPBU tersebut.

Keluhan itu kemudian mendapat respons dari Pertamina maupun pemerintah kota. Okky menegaskan operator SPBU tetap memberi pelayanan selama gambar barcode yang ditunjukkan sesuai dengan data Pertamina, sehingga pemilik kode wajib menjaga kerahasiaannya.

"Pertamina mengimbau kepada masyarakat agar tidak memberikan barcode subsidi tepat, kepada siapapun agar barcode tidak digunakan untuk hal hal yg tidak diinginkan," ujar Okky saat dihubungi di Kendari, Kamis.

Cara Mencegah Barcode Dipakai Orang Lain

Okky meminta pengguna aplikasi My Pertamina segera mereset dan memperbarui Code QR Subsidi Tepat, baik setelah mengisi BBM Pertalite di SPBU maupun jika data diduga sudah tersebar. Setelah reset, sistem akan memunculkan barcode baru yang bisa dipakai kembali untuk pembelian BBM Subsidi Tepat.

Menurut Okky, langkah ini menjadi kunci mencegah penyalahgunaan, terutama oleh oknum pelangsir yang mengisi BBM untuk dijual kembali. Data barcode yang dijaga dengan bijak menutup celah tersebut.

Sidak SPBU THR oleh Satpol PP Kota Kendari

Kasat Pol PP Kota Kendari, Dasril Yamin, menyatakan pihaknya langsung melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke SPBU THR. Petugas menegur manajer dan seluruh operator agar tidak melayani pengisian BBM yang tidak sesuai pelat kendaraan dan barcode yang diberikan.

"Kami turun menegur langsung pihak SPBU THR melalui manajer dan seluruh operator untuk tidak melayani pengisian BBM yang tidak sesuai pelat kendaraan dan barcode yang diberikan," jelas Dasril.

Satpol PP juga memantau setiap pemilik kendaraan yang mengisi BBM di SPBU tersebut, khususnya yang menggunakan QR Barcode Subsidi Tepat. Pengawasan ini untuk memastikan penyaluran subsidi tepat sasaran.

Langkah yang Perlu Dilakukan Pemilik QR BBM Subsidi

  1. Jangan pernah membagikan gambar atau kode QR BBM Subsidi Tepat kepada siapa pun, termasuk petugas di luar SPBU resmi.
  2. Setelah mengisi BBM Pertalite, buka aplikasi My Pertamina dan lakukan reset atau perbarui Code QR.
  3. Simpan barcode baru yang muncul dan gunakan hanya saat mengisi di SPBU.
  4. Jika mendapati data barcode dipakai orang lain, segera laporkan ke pengelola SPBU atau kanal pengaduan resmi Pertamina.
  5. Pastikan pelat kendaraan yang terdaftar di aplikasi sesuai dengan kendaraan yang digunakan saat mengisi.

Kanal Pengaduan dan Peringatan Penipuan

Masyarakat yang menemukan indikasi penyalahgunaan QR BBM Subsidi dapat melapor melalui kanal pengaduan resmi Pertamina, yaitu Call Center 135 atau aplikasi My Pertamina. Laporkan juga ke pengelola SPBU setempat agar operator bisa menolak pengisian yang tidak sesuai data.

Pertamina mengingatkan warga agar waspada terhadap pihak yang menawarkan jasa pengurusan atau pendaftaran QR BBM Subsidi dengan imbalan uang. Pendaftaran dan pembaruan barcode dilakukan sendiri melalui aplikasi resmi, tanpa perantara maupun biaya tambahan.

Sumber: sultra.antaranews.com

Follow medialokal.co

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks