Datuk H. Marwas Unggul Telak 171 Suara, Pimpin Lembaga Adat Kampar Periode 2026–2031

Datuk H. Marwas unggul 171 suara, pimpin Lembaga Adat Kampar 2026–2031.
Penulis: Redaksi
Selasa, 15 September 2026 | 12:40:00 WIB

BANGKINANG,MEDIALOKAL.LCO-Lembaga Adat Kampar (LAK) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) di Balai Adat Kampar, Bangkinang Kota, Ahad (13/9/2026). Mubes tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan kepemimpinan Lembaga Adat Kampar untuk periode berikutnya

Proses pemilihan Ketua LAK berlangsung demokratis dan diikuti para pemangku adat serta peserta Mubes. Sebelumnya terdapat tiga kandidat yang mencalonkan diri untuk memimpin LAK.
 
Salah satu kandidat adalah Ketua LAK periode 2021–2026, Datuk H. Yusri, M.Si. Namun, sebelum proses pemungutan suara dimulai, Datuk H. Yusri menyatakan mengundurkan diri dari pencalonan.
 
Panitia kemudian memberikan kesempatan kepada peserta Mubes untuk mengajukan kandidat pengganti. Namun, hingga proses tersebut ditutup, tidak terdapat tambahan kandidat yang diajukan.
 
Dengan demikian, pemilihan dilanjutkan dengan dua kandidat, yakni H. Marwas dan Pendi Sugara Datuk Batuah Kenegerian Air Tiris.
 
Dari hasil pemungutan suara, H. Marwas memperoleh 171 suara, sedangkan Pendi Sugara meraih 30 suara. Dari total 208 suara yang masuk, hasil tersebut menempatkan H. Marwas sebagai peraih suara terbanyak.
 
Berdasarkan hasil tersebut, Ketua Panitia Mubes LAK menetapkan Datuk H. Marwas sebagai Ketua Lembaga Adat Kampar periode 2026–2031.

Usai terpilih, Datuk H. Marwas menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh peserta Mubes yang telah memberikan kepercayaan dan amanah kepadanya.
 
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Lembaga Adat Kampar. Amanah ini tentu bukan sesuatu yang ringan, tetapi merupakan tanggung jawab besar yang harus kita jalankan bersama-sama,” ujar Datuk H. Marwas.
 
Ia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia Mubes serta seluruh Datuk dan pemangku adat yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan menyukseskan kegiatan tersebut

Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada panitia yang telah bekerja keras sehingga Mubes LAK dapat terlaksana dengan baik. Penghargaan yang tinggi juga saya sampaikan kepada para Datuk dan pemangku adat yang berkenan meluangkan waktunya untuk menghadiri Mubes LAK kali ini,” ungkapnya.
 
"Secara khusus, Datuk H. Marwas menyampaikan ribuan terima kasih kepada Datuk H. Yusri, M.Si., yang telah memimpin Lembaga Adat Kampar pada periode 2021–2026.

"Saya mengucapkan ribuan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Datuk H. Yusri, M.Si., yang telah memimpin LAK pada periode 2021 sampai 2026. Tentu selama kepemimpinan beliau banyak hal yang telah dilakukan untuk menjaga marwah adat dan keberadaan Lembaga Adat Kampar. Apa yang sudah beliau lakukan akan menjadi bagian penting yang harus kita lanjutkan dan kita tingkatkan bersama,” tutur Marwas.
 
Menurutnya, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan seluruh pemangku adat di Kabupaten Kampar.

"Insyaallah, ke depan kita akan berusaha membawa LAK semakin baik. Kita ingin Lembaga Adat Kampar mampu berkontribusi penuh terhadap kemajuan dan kejayaan Kabupaten Kampar yang kita cintai,” harapnya.
 
Datuk H. Marwas menegaskan, LAK tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan kerja sama, kebersamaan, serta niat yang tulus dari seluruh Datuk dan pemangku adat yang ada di Kabupaten Kampar.
 
“Kami optimistis, dengan kerja sama yang baik dan niat yang tulus dari para Datuk pemangku adat di Kabupaten Kampar, kita akan diberikan kemampuan untuk menjalankan amanah ini. Yang paling penting adalah kebersamaan dan bagaimana kita menjaga marwah adat serta memberikan kontribusi nyata. 

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan hasil Mubes sebagai awal untuk mempererat silaturahmi dan menyatukan langkah dalam menjalankan roda organisasi LAK periode 2026–2031.
 
“Tidak ada lagi perbedaan setelah Mubes ini. Mari kita duduk bersama, bermusyawarah bersama dan bekerja bersama untuk kemajuan adat serta Kabupaten Kampar,” tegasnya.
 
Menutup keterangannya, Datuk H. Marwas mengutip pepatah yang menurutnya sangat relevan dalam membangun kebersamaan di tengah masyarakat adat.
 
“Bak kata pepatah, duduk sama rendah, tegak sama tinggi. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, menjunjung tinggi adat dan budaya Kampar, serta membawa Lembaga Adat Kampar menjadi lembaga yang semakin kuat dan bermanfaat,” tutup Datuk H. Marwas.




 

Reporter: Redaksi