Audiensi Pengurus JMSI Inhu Ke Disperindagpas Ini Yang Dibahas
INHU, Medialokal.co - Dinas Perdagangan Perindustrian dan Pasar (Disperindagpas) Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau, akan memaksimalkan pendapatan daerah tahun 2023 dari transaksi jual dan beli Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit serta retribusi dari operasional timbangan diatas 3000 kg pada setiap peron (Pengepul TBS,red) dan timbangan digital setiap pabrik.
Upaya yang akan dilakukan Disperindag Kabupaten Inhu untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Inhu dari retribusi jual beli TBS di Inhu tersebut, terungkap dalam audiensi pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Inhu dengan Kadis Perindag Inhu Rabu (24/5/2023).
Dalam audiensi tersebut, Kadis Perindagpas Inhu Ergusfian SSos didampingi kepala UPT Metrologi Darlinawati KTU Metrologi R Tamrin, Kabid pengembangan perdagangan Nurizal Nurzal dan staf penera timbangan Indra Jaya.
Kehadiran ketua JMSI Inhu Zulpen Zuhri di Disperindagpas Inhu didampingi sekretaris Argusyandra, Penasehat JMSI Kasmedi, sekretaris Pokja pengembangan potensi daerah JMSI Inhu, Syahran Hutabarat, serta pengurus JMSI Inhu lainya Rolijan, Lamhot Manurung, Ramdana Yudha dan Kusjul.
"Sejak dua tahun ini sudah dibentuk UPT Metrologi yang bertugas melakukan peneraan terhadap timbangan, kami akan melakukan peneraan terhadap seluruh peron yang melakukan pembelian TBS di Inhu," kata Kadis Perindag Inhu Ergusfian.
Kadis Perindag yang akrab dipanggil Bang Iyan ini, mengucapkan terimakasih kepada JMSI Inhu yang sudah mendukung kegiatan Disperindag, dalam upaya peningkatan PAD dari sektor retribusi pengusaha jual beli TBS kelapa sawit di Inhu.
"Disperindagpas dalam memaksimalkan Perda nomor 8 tahun 2018 tentang retribusi jasa umum, khusunya jasa peneraan terhadap timbangan milik pengusaha jual beli TBS di Inhu, akan kordinasi dengan Instansi terkait, seperti Bapenda Inhu, BPPT Inhu, dan Satpol PP Inhu," ucap Bang Iyan.
Dalam kesempatan itu, ketua JMSI Inhu Zulpen Zuhri menyampaikan, seluruh media siber yang tergabung di JMSI Inhu sudah sejak awal mempublikasikan potensi PAD dari sektor kelapa sawit di Inhu,
"Pokja pengembangan potensi daerah JMSI Inhu, dan kawan kawan wartawan di JMSI Inhu mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD, kahusunya dari segi publikasi dan promosi," kata Zulpen.
Penasehat JMSI Inhu Kasmedi, diakhir diskusi menyampaikan, wartawan di JMSI Inhu siap mendampingi untuk kegiatan publikasi pemberitaan tim UPT Metrologi saat dilapangan. "Pontensi PAD dari pengusaha sawit yang masuk ke kas daerah, juga akan disampaikan ke publik lewat pemberitaan," tutup Kasmedi. **


Berita Lainnya
Bapenda Batam Jelaskan Mekanisme dan Tugas Kader Pajak di Lingkungan Masyarakat
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
Monyet Biang Kerusuhan di Tembilahan Berhasil Dijebak , BBKSDA Lakukan Identifikasi
PWI Bengkalis Sorot Kepala UPT Samsat Bengkalis, Terkait Pemutihan Pajak
Sambutan Hangat Warga, Aksi Bagi Bendera Polsek Gaung Jadi Simbol Cinta NKRI
Pemilik PT WMI di Jakarta, Budi Nurhayati Tolak Penertiban Kawasan Hutan dan Pengelolaan Agrinas
Bapenda Batam Jelaskan Mekanisme dan Tugas Kader Pajak di Lingkungan Masyarakat
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
Monyet Biang Kerusuhan di Tembilahan Berhasil Dijebak , BBKSDA Lakukan Identifikasi
PWI Bengkalis Sorot Kepala UPT Samsat Bengkalis, Terkait Pemutihan Pajak
Sambutan Hangat Warga, Aksi Bagi Bendera Polsek Gaung Jadi Simbol Cinta NKRI
Pemilik PT WMI di Jakarta, Budi Nurhayati Tolak Penertiban Kawasan Hutan dan Pengelolaan Agrinas