Pencarian

Pelindo Sosialisasikan Pemindai Petikemas ke Importir dan Eksportir Jatim

Sabtu, 19 September 2026 • 06:01:31 WIB
Pelindo Sosialisasikan Pemindai Petikemas ke Importir dan Eksportir Jatim
Pelindo menggelar sosialisasi penerapan layanan pemindai petikemas kepada asosiasi importir dan eksportir Jawa Timur.

MEDIALOKAL.CO — PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) menggelar sosialisasi penerapan layanan alat pemindai petikemas kepada tiga asosiasi pelaku usaha di Jawa Timur pada 10, 15, dan 16 September. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan Pelindo terhadap pengawasan barang yang masuk dan keluar melalui pelabuhan. Sosialisasi menyasar Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI), Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA), serta Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Jatim.

Kegiatan berlangsung bertahap di Ruang Toba, Terminal Petikemas Surabaya. GINSI mendapat sesi pada 10 September, ALFI/ILFA pada 15 September, dan GPEI pada 16 September. Tujuannya memberi pemahaman soal mekanisme layanan pemindaian petikemas yang bakal dipakai mendukung kelancaran pemeriksaan barang di kawasan pelabuhan.

Peran Pelindo di Rantai Pengawasan Pelabuhan

Penerapan alat pemindai petikemas disebut sebagai bentuk dukungan Pelindo terhadap tugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Lewat teknologi pemindaian, proses pengawasan komoditas impor maupun ekspor diharapkan lebih efektif tanpa mengganggu arus logistik nasional.

Sosialisasi itu dihadiri sejumlah pemangku kepentingan ekosistem logistik dan kepelabuhanan. Tampak hadir Kantor Bea Cukai Tanjung Perak, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, serta Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Timur.

Kehadiran lintas instansi itu dimaksudkan memperkuat pemahaman bersama soal pelaksanaan layanan pemindai petikemas. Setiap pihak diharapkan paham perannya masing-masing dalam menjaga keamanan sekaligus kelancaran rantai logistik nasional.

Simulasi dan Diskusi Prosedur Operasional

Dalam sesi tersebut, peserta menerima penjelasan soal prosedur operasional layanan pemindai petikemas beserta simulasinya. Simulasi melibatkan koordinasi dengan Bea Cukai sebagai instansi yang menjalankan fungsi pengawasan.

Sesi diskusi dan tanya jawab dibuka agar peserta bisa memahami tata cara layanan sekaligus menyampaikan masukan. Harapannya, implementasi di lapangan berjalan efektif sesuai kebutuhan pengguna jasa.

Dorongan agar Pengguna Jasa Paham Mekanisme

Sub Regional Head Jawa PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo, menyatakan penerapan layanan ini bukan sekadar peningkatan kualitas layanan pelabuhan. Menurut dia, layanan pemindai juga menjadi bagian dari dukungan terhadap fungsi pengawasan dan pengamanan barang yang keluar-masuk pelabuhan.

“Melalui layanan ini, kami ingin mendukung upaya pemerintah, khususnya Bea Cukai, dalam memastikan keamanan komoditas yang didistribusikan melalui pelabuhan. Sosialisasi ini penting agar seluruh pengguna jasa memahami mekanisme layanan yang diterapkan sehingga pelaksanaannya dapat berjalan efektif, mendukung pengawasan, sekaligus menjaga kelancaran rantai pasok nasional,” ujar Purwanto.

Dengan pemahaman yang merata di kalangan importir, eksportir, dan perusahaan logistik, layanan pemindai petikemas diharapkan memperkuat aspek keamanan pemeriksaan sekaligus mempercepat proses pelayanan. Bagi pelaku usaha Jatim, kejelasan mekanisme ini menentukan seberapa lancar barang mereka bergerak melalui pelabuhan.

Sumber: berkasnews.com

Follow medialokal.co

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks