Untuk Selensen yang Mandiri: Aiptu Harapan Hutagalung, Ketahanan Pangan Dimulai dari Sini
INHIL, MEDIALOKAL.CO – Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 09.00 WIB, udara Kelurahan Selensen masih basah oleh embun. Di ujung gang, langkah Aiptu Harapan Hutagalung terhenti.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Selensen itu tak membawa pentungan. Ia membawa senyum. Ia membawa ajakan. Ia membawa satu keyakinan bahwa ketahanan pangan tidak lahir dari meja rapat, tapi dari pekarangan yang selama ini dibiarkan kosong.
Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, Aiptu Harapan Hutagalung melaksanakan kegiatan peninjauan sekaligus kunjungan kepada warga di desa binaannya mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Ia menyusuri lorong rumah warga. Menyapa satu per satu. Menanyakan kabar. Menanyakan apa yang sedang ditanam. Karena bagi Aiptu Harapan, tugas polisi bukan hanya menjaga keamanan. Tugasnya juga menjaga agar perut warga tidak kosong.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Kelurahan Selensen, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Inhil. Jalanan desa pagi itu sunyi.
Hanya terdengar suara ayam berkokok dan air sumur yang ditimba. Di tengah sunyi itu, Aiptu Harapan berhenti di sebuah pekarangan kosong. Rumput liar tumbuh tinggi. Tanahnya subur. Ia memandang lama.
“Sayang sekali kalau dibiarkan seperti ini,” katanya pelan.
Tujuan Aiptu Harapan datang hari itu sangat jelas. Memberi edukasi serta mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan kosong dengan menanam tanaman produktif yang bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari. Ia menunjuk tanah di samping rumah warga.
“Ibu, kalau cabai kita tanam di sini, besok tidak perlu beli lagi ke pasar. Kalau singkong tumbuh di sudut sana, anak-anak bisa kenyang. Tanah ini rezeki yang menunggu untuk diambil,” ujarnya.
Warga mendengar dengan saksama. Aiptu Harapan tidak bicara seperti pejabat. Ia bicara seperti tetangga. Ia tahu susahnya harga kebutuhan pokok. Ia tahu bagaimana rasanya ketika uang habis sebelum akhir bulan. Karena itu ia ajak warga menanam apa yang bisa dimakan. Cabai. Tomat. Kangkung. Singkong. Jagung. Semua bisa hidup di pekarangan. Semua bisa jadi penyelamat dapur.
Dalam kesempatan itu, Aiptu Harapan Hutagalung turut memberikan imbauan kepada warga agar lebih optimal dalam memanfaatkan lahan yang tersedia, sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung program pemerintah secara berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah sudah membuka jalan. Tugas warga sekarang adalah berjalan di atasnya. Tugas Polri adalah menemani.
“Harapan saya, kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat lain untuk ikut serta dalam mengembangkan ketahanan pangan secara mandiri.” Suaranya lirih tapi tegas.
Ia tahu, perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Satu rumah menanam, satu kampung tergerak. Satu kampung mandiri, satu daerah kuat. Dan ketika daerah kuat, negara pun berdiri tegak.
Melalui kegiatan ini, Polri hadir tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, tetapi juga sebagai penggerak dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program ketahanan pangan.
Di Selensen, loreng tidak lagi dipandang jauh. Loreng duduk di pematang. Loreng bercanda dengan anak-anak. Loreng memegang cangkul bersama bapak-bapak. Karena bagi Aiptu Harapan, keamanan sejati adalah ketika warga tidak perlu cemas soal makan besok.
Matahari semakin tinggi di Kemuning. Aiptu Harapan pamit pulang. Di belakangnya, pekarangan yang tadinya kosong kini diberi janji. Janji bahwa tanah tidak akan tidur lagi. Janji bahwa dapur akan terus mengepul. Janji bahwa anak-anak Selensen akan tumbuh dengan perut kenyang dan hati tenang. Di antara batang cabai dan daun singkong, ketahanan pangan tumbuh. Di antara langkah Bhabinkamtibmas, harapan tumbuh.(*)


Berita Lainnya
Bupati Inhil Apresiasi 267 Pedagang Subuh Tegas Dukung Relokasi, Demi Perubahan Besar
Jembatan Merah Putih Presisi Di Batang Tuaka: Dari Lumpur Dan Keringat, Harapan Warga Mulai Menyambung
Kontraktor Proyek Central Belian Beberkan Dugaan Kerugian Akibat Penghentian Kerja Sama
Bhabinkamtibmas Polsek Keritang dan Petani Hidroponik Bersinergi: Aiptu Hendrik, Pangan Bergizi Dimulai Dari Desa
Dari Dusun Sigambang Untuk Keamanan Desa: Serka Rizal Nst, Silaturahmi Tidak Pernah Putus
Tapal Batas Aman, Warga Tenang: Koramil 09/Kmg, Patroli Rutin Akan Terus Dilaksanakan
Bupati Inhil Apresiasi 267 Pedagang Subuh Tegas Dukung Relokasi, Demi Perubahan Besar
Jembatan Merah Putih Presisi Di Batang Tuaka: Dari Lumpur Dan Keringat, Harapan Warga Mulai Menyambung
Kontraktor Proyek Central Belian Beberkan Dugaan Kerugian Akibat Penghentian Kerja Sama
Bhabinkamtibmas Polsek Keritang dan Petani Hidroponik Bersinergi: Aiptu Hendrik, Pangan Bergizi Dimulai Dari Desa
Dari Dusun Sigambang Untuk Keamanan Desa: Serka Rizal Nst, Silaturahmi Tidak Pernah Putus
Tapal Batas Aman, Warga Tenang: Koramil 09/Kmg, Patroli Rutin Akan Terus Dilaksanakan