Jembatan Merah Putih Presisi Di Batang Tuaka: Dari Lumpur Dan Keringat, Harapan Warga Mulai Menyambung
BATANG TUAKA - Di Parit Panglima, Dusun Panglima, Desa Kuala Sebatu, kayu cerucuk ditancapkan satu per satu. Di atasnya, harapan warga Batang Tuaka mulai disambung, pelan tapi pasti.
Upaya meningkatkan akses transportasi masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hilir melalui program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3. Pada Kamis 14 Mei 2026 pagi, pembangunan jembatan di Dusun Panglima, Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, terus berjalan dengan progres pengerjaan mencapai 20 persen.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB itu dipimpin langsung Kapolsek Batang Tuaka IPTU Andrianto, SH, MH bersama personel Polsek Batang Tuaka, personel Satbrimob Polda Riau, para pekerja, serta masyarakat setempat yang turut bergotong royong. Tidak ada jarak antara seragam dan sarung yang basah oleh keringat.
IPTU Andrianto mengatakan, jembatan ini lebih dari sekadar struktur kayu dan besi. “Ini adalah jembatan penghubung hidup warga. Anak-anak ke sekolah, petani ke kebun, ibu-ibu ke pasar. Kalau jembatan ini selesai, banyak hal yang akan berubah,” ujarnya sambil menatap panjang bentangan parit yang akan dilintasi.
Pembangunan dilaksanakan di Parit Panglima RT 026 RW 008 Dusun Panglima Desa Kuala Sebatu. Jembatan sepanjang 168 meter dengan lebar 2 meter itu diharapkan menjadi sarana vital penunjang mobilitas warga. Selama ini, warga harus memutar jauh atau menyeberang dengan perahu kecil yang rawan.
Tahapan pekerjaan sudah berjalan, mulai dari pemancangan kayu cerucuk pondasi, perakitan besi, pembuatan papan mal, pengecoran pondasi, hingga pembuatan jerambah kayu. “Setiap kayu yang ditanam, setiap cor yang dituang, adalah janji kami untuk memudahkan hidup warga,” kata IPTU Andrianto.
Personel yang terlibat terdiri dari IPDA Herimon, AIPTU Romi Martha, dan AIPDA Bayu H.S dari Polsek Batang Tuaka. Dari Satbrimob Polda Riau dipimpin IPDA Zus Hendryck Marga Saputra, SH bersama sejumlah personel Brimob lainnya. Mereka bekerja bersama warga, mengangkat, memukul, dan menyambung, tanpa membedakan pangkat.
Kapolsek Batang Tuaka menegaskan, kehadiran Polri bersama Brimob dan masyarakat adalah wujud nyata sinergitas dan kepedulian terhadap kebutuhan infrastruktur warga di wilayah pelosok. “Kami ingin warga merasa negara hadir sampai ke parit-parit kecil seperti ini,” ujarnya.
Hingga saat ini proses pengerjaan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Situasi selama kegiatan berlangsung dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. “Semangat warga luar biasa. Itu yang membuat kami yakin, jembatan ini akan selesai tepat waktu,” kata IPTU Andrianto.
Di Batang Tuaka, 20 persen bukan hanya angka progres. Ia adalah 20 persen harapan yang sudah nyata, 20 persen jarak yang mulai dipendekkan, dan 20 persen bukti bahwa ketika Polri dan warga bergotong royong, tidak ada jalan yang terlalu jauh untuk ditempuh. (*)


Berita Lainnya
Polsek Rengat Barat Gelar 7 Kegiatan Ketahanan Pangan, Dukung Asta Cita Presiden RI
Bupati Inhil Apresiasi 267 Pedagang Subuh Tegas Dukung Relokasi, Demi Perubahan Besar
Kontraktor Proyek Central Belian Beberkan Dugaan Kerugian Akibat Penghentian Kerja Sama
Bhabinkamtibmas Polsek Keritang dan Petani Hidroponik Bersinergi: Aiptu Hendrik, Pangan Bergizi Dimulai Dari Desa
Dari Dusun Sigambang Untuk Keamanan Desa: Serka Rizal Nst, Silaturahmi Tidak Pernah Putus
Tapal Batas Aman, Warga Tenang: Koramil 09/Kmg, Patroli Rutin Akan Terus Dilaksanakan
Polsek Rengat Barat Gelar 7 Kegiatan Ketahanan Pangan, Dukung Asta Cita Presiden RI
Bupati Inhil Apresiasi 267 Pedagang Subuh Tegas Dukung Relokasi, Demi Perubahan Besar
Kontraktor Proyek Central Belian Beberkan Dugaan Kerugian Akibat Penghentian Kerja Sama
Bhabinkamtibmas Polsek Keritang dan Petani Hidroponik Bersinergi: Aiptu Hendrik, Pangan Bergizi Dimulai Dari Desa
Dari Dusun Sigambang Untuk Keamanan Desa: Serka Rizal Nst, Silaturahmi Tidak Pernah Putus
Tapal Batas Aman, Warga Tenang: Koramil 09/Kmg, Patroli Rutin Akan Terus Dilaksanakan