Pilihan
Polsek Keritang Gerakkan Warga Petalongan: Ubah Pekarangan Jadi Lumbung Pangan
KERITANG - Dusun Sukatani KM 08, Desa Petalongan, Kecamatan Keritang – Di antara rumah-rumah warga yang berjajar tenang, Bhabinkamtibmas Polsek Keritang berjalan pelan menyusuri gang tanah. Ia tidak datang untuk memeriksa, tapi untuk mengajak warga melihat kembali lahan kecil di sekitar rumah mereka yang selama ini dibiarkan kosong.
Bagi Bhabinkamtibmas Desa Petalongan, pekarangan bukan sekadar halaman rumah. Ia bisa menjadi lumbung pangan keluarga jika dirawat dengan sabar. Maka siang itu, ia duduk bersama warga, berbincang tentang cabai, tomat, singkong, dan sayur-sayuran yang bisa tumbuh subur di halaman sendiri.
Tidak hanya menyambangi, Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi sederhana tentang cara menanam, merawat, dan memanfaatkan hasil panen pekarangan untuk kebutuhan sehari-hari. Tujuannya jelas: agar setiap rumah di Desa Petalongan tidak hanya bergantung pada pasar, tapi juga memiliki cadangan pangan dari tanah sendiri.
Kapolsek Keritang AKP Yosi Marlius menegaskan, ketahanan pangan harus dimulai dari hal yang paling dekat dengan warga. “Pekarangan rumah bisa jadi benteng pangan jika dirawat bersama. Kami ingin warga sadar bahwa ketahanan pangan tidak harus menunggu program besar, tapi bisa dimulai dari halaman rumah masing-masing,” ujarnya.
Bagi AKP Yosi, peran Bhabinkamtibmas hari ini adalah menjadi penggerak sekaligus pengawas agar semangat gotong royong tetap hidup di tingkat desa. Ketika polisi mau turun langsung, warga merasa didampingi dan tidak berjalan sendiri.
Di Dusun Sukatani, semangat “Bersama Kita Bisa” terasa nyata. Ibu-ibu mulai menata kembali pot-pot bekas, bapak-bapak membersihkan lahan kosong, dan anak-anak ikut menyiram tanaman kecil yang baru ditanam. Semua bergerak dengan harapan sederhana: agar dapur mereka tidak pernah kosong.
AKP Yosi berharap, langkah kecil di Petalongan ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Keritang. Karena ketika setiap rumah memiliki kebun kecilnya sendiri, maka ketahanan pangan desa akan berdiri kokoh dari akar rumput.
Di Desa Petalongan, pekarangan yang dulunya sepi kini mulai ditanami harapan. Dan selama Bhabinkamtibmas terus mendampingi, harapan itu akan tumbuh bersama tanaman-tanaman yang dirawat warga dengan cinta.
Di sinilah ketahanan pangan lahir, bukan dari pidato di gedung megah, tapi dari halaman rumah warga yang mau mencoba bersama, satu bibit, satu keluarga, satu desa pada satu waktu. (*)


Berita Lainnya
Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam 5.000 Bibit Mangrove Serentak dan di 21 Polsek Jajaran Peringati Hari Mangrove Sedunia
Panaskan Mesin Partai, PAN Inhil Gelar Rakerda dan Pelantikan DPC, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sambut Kunjungan Pasis Seskoau Angkatan ke - 65, Bupati Afni Harap Akan Ada Kerjasama Untuk Kemajuan Siak
Komunitas Lang Siak Bersama Ketua KORMI Siak Tinjau Lokasi Mabar Sumbar–Riau di Bungaraya
Bung Nafarin; Ayo Ramaikan Malam Puncak KNPI Inhil Fair 2026 Digelar 19.30 WIB Hari Rabu Malam Kamis di Lapangan Gajah Mada
Mengawal Alam Menjaga Negeri, Polsek Enok Tanam Mangrove Serentak di Simpang Tiga Laut
Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam 5.000 Bibit Mangrove Serentak dan di 21 Polsek Jajaran Peringati Hari Mangrove Sedunia
Panaskan Mesin Partai, PAN Inhil Gelar Rakerda dan Pelantikan DPC, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sambut Kunjungan Pasis Seskoau Angkatan ke - 65, Bupati Afni Harap Akan Ada Kerjasama Untuk Kemajuan Siak
Komunitas Lang Siak Bersama Ketua KORMI Siak Tinjau Lokasi Mabar Sumbar–Riau di Bungaraya
Bung Nafarin; Ayo Ramaikan Malam Puncak KNPI Inhil Fair 2026 Digelar 19.30 WIB Hari Rabu Malam Kamis di Lapangan Gajah Mada
Mengawal Alam Menjaga Negeri, Polsek Enok Tanam Mangrove Serentak di Simpang Tiga Laut