Pencarian

Kapal Feri Terbalik di Siprus: 10 Tewas, Tim Turki Perluas Pencarian di Kedalaman 514 Meter

Jumat, 04 September 2026 • 04:02:01 WIB
Kapal Feri Terbalik di Siprus: 10 Tewas, Tim Turki Perluas Pencarian di Kedalaman 514 Meter
Tim gabungan Turki dan Siprus Utara memperluas pencarian korban kapal feri FiloJet di kedalaman 514 meter perairan utara Siprus.

MEDIALOKAL.CO — Operasi pencarian korban kapal feri FiloJet memasuki hari kelima pada Jumat (4/9/2026). Dua kapal khusus Angkatan Laut Turki yang dilengkapi drone bawah air dikerahkan sejak Rabu pagi dan bekerja sepanjang waktu untuk menjangkau bangkai kapal yang tenggelam di kedalaman 514 meter (1.686 kaki) di perairan utara Siprus.

Wakil Presiden Turki Cevdet Yilmaz mengonfirmasi penemuan satu jenazah terbaru saat melakukan kunjungan belasungkawa ke Republik Turki Siprus Utara (TRNC), wilayah yang hanya diakui oleh Ankara. "Satu jenazah lagi telah ditemukan dan diangkat ke permukaan... Jumlah korban tewas kini bertambah menjadi 10 orang," ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (3/9).

Kesulitan Evakuasi dan Prakiraan Korban Hilang

Perdana Menteri TRNC, Unal Ustel, menyatakan keyakinannya bahwa seluruh korban yang masih dinyatakan hilang ikut tenggelam bersama badan kapal. Pernyataan ini memperkuat prakiraan Yilmaz yang menyebut kemungkinan besar akan ada lebih banyak jenazah ditemukan dalam beberapa hari mendatang.

Sejauh ini, total 239 penumpang berhasil diselamatkan. Sebelum penemuan jenazah terbaru, pihak berwenang mengidentifikasi delapan korban tewas sebagai warga negara Turki, sementara 18 dari 20 orang yang hilang juga berasal dari Turki dan dua lainnya warga Siprus utara. Kewarganegaraan dua jenazah yang ditemukan dalam 24 jam terakhir belum dirinci otoritas setempat.

Kronologi Kecelakaan dan Misteri Kotak Hitam

Feri FiloJet terbalik tak lama setelah bertolak dari Pelabuhan Kyrenia di pesisir utara pulau yang terpecah itu pada Minggu (30/8). Insiden terjadi di perairan yang masuk wilayah administrasi TRNC, entitas yang hanya diakui oleh pemerintah Turki.

Tim penyelidik hingga kini belum berhasil mengambil voyage data recorder (VDR) atau kotak hitam dari bangkai kapal. Padahal, perangkat tersebut menjadi kunci untuk mengungkap penyebab pasti kapal berkapasitas ratusan penumpang itu kehilangan keseimbangan dan terbalik dalam waktu singkat setelah meninggalkan pelabuhan.

Operasi pencarian terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan, dengan fokus utama menjangkau bangkai kapal yang berada di dasar laut untuk mengevakuasi korban dan mengamankan alat perekam data penerbangan feri tersebut.

Sumber: news.detik.com

Follow medialokal.co

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks