Pencarian

IHSG Berpotensi Lanjut Koreksi ke 5.850, Analis Beberkan Level Support

Jumat, 02 Oktober 2026 • 06:41:01 WIB
IHSG Berpotensi Lanjut Koreksi ke 5.850, Analis Beberkan Level Support
IHSG ditutup melemah 1,02 persen ke level 6.009 pada Kamis (1/10).

MEDIALOKAL.CO — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Jumat (2/10) setelah ditutup melemah 61,63 poin atau minus 1,02 persen ke level 6.009 pada Kamis (1/10) sore. Dua analis sekuritas memperkirakan momentum negatif masih berlanjut, dengan area support kritis di 5.850 yang perlu dicermati pelaku pasar.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berada dalam fase koreksi jangka pendek. Menurut riset hariannya, indeks saat ini berada pada bagian wave c dari wave (y) sehingga berpotensi terkoreksi menuju area 5.850-5.911.

"Kami memperkirakan posisi IHSG saat ini berada pada bagian wave c dari wave (y), sehingga berpotensi terkoreksi menuju area 5.850-5.911," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.949 dan 5.872, dengan resistance di 6.187 dan 6.297. Untuk perdagangan hari ini, ia merekomendasikan sejumlah saham pilihan.

Saham Rekomendasi MNC Sekuritas

  • ASII
  • ARCI
  • BMRI
  • BULL

Penutupan di Bawah 6.015 Buka Ruang Melemah ke 5.850

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai momentum negatif IHSG berpeluang berlanjut hingga pekan depan. Ia menyoroti level 6.015 sebagai ambang kritis yang menentukan arah indeks selanjutnya.

"Penutupan di bawah 6.015 membuka peluang IHSG melemah menuju 5.850. Momentum negatif diperkirakan masih kuat jika penutupan mingguan terkonfirmasi berada di bawah 6.015," ujar Ivan.

Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 5.850, 5.607, dan 5.314, dengan resistance 6.247, 6.423, 6.552, dan 6.712. Ia pun merekomendasikan saham ICBP, MBMA, dan UNVR untuk dicermati.

Tekanan Jual Dominan, 450 Saham Terkoreksi

Pada penutupan Kamis (1/10), tekanan jual mendominasi perdagangan. Sebanyak 450 saham terkoreksi, jauh melampaui 206 saham yang menguat, sementara 134 saham stagnan.

Mengutip RTI Infokom, nilai transaksi mencapai Rp11,06 triliun dengan volume saham yang diperdagangkan sebanyak 32,94 miliar saham. Tingginya volume transaksi di tengah pelemahan indeks mengindikasikan pelaku pasar masih aktif melakukan reposisi portofolio.

Level Support dan Resistance yang Perlu Dicermati

Kedua analis sepakat bahwa area 5.850 menjadi level support kunci dalam jangka pendek. Jika level tersebut tertembus, Ivan memperkirakan pelemahan bisa berlanjut ke 5.607 dan 5.314.

Di sisi resistance, IHSG perlu menembus 6.187-6.297 untuk membalik momentum negatif. Selama indeks bertahan di bawah 6.015, tekanan jual diperkirakan masih mendominasi pergerakan pasar.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Sumber: cnnindonesia.com

Follow medialokal.co

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks