Pencarian

Prabowo Minta PLN Rombak Model Bisnis dan Pangkas Subsidi Listrik

Jumat, 16 Oktober 2026 • 08:41:01 WIB
Prabowo Minta PLN Rombak Model Bisnis dan Pangkas Subsidi Listrik
Presiden Prabowo Subianto menerima Direktur Utama PLN Suroso Isnandar di Istana Merdeka, Jakarta.

MEDIALOKAL.CO — Presiden Prabowo Subianto meminta PT PLN (Persero) mempercepat transformasi menyeluruh, mulai dari pembenahan model bisnis hingga percepatan pemasangan panel surya 100 gigawatt. Arahan itu disampaikan langsung kepada Direktur Utama PLN Suroso Isnandar dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta. Evaluasi model bisnis bakal melibatkan Danantara Indonesia dengan target menekan beban subsidi listrik negara.

Instruksi yang ditekankan mencakup pembenahan model bisnis, peningkatan efisiensi dan produktivitas, penyempurnaan rencana cadangan pasokan, hingga percepatan penggunaan panel surya berkapasitas 100 gigawatt (GW).

Apa Isi Arahan Prabowo ke PLN

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani membeberkan isi pertemuan tersebut. Menurut dia, Presiden meminta jajaran PLN bergerak lebih cepat dan tanggap.

"Kita membicarakan bagaimana pertama mengakselerasi transformasi di PLN untuk menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih tanggap, dan juga mengakselerasi penggunaan 100GW solar panel," ujar Rosan dalam keterangan yang dilansir Listrik Indonesia.

Rosan menambahkan, Prabowo meminta Dirut PLN bersama pihak terkait segera menyusun dan memaparkan rancangan transformasi. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat keandalan rantai pasokan energi nasional.

Dampaknya diharapkan langsung terasa pada stabilitas iklim investasi dan perekonomian Indonesia.

"Kita juga diminta oleh Bapak Presiden agar transformasi di PLN ini baik terutama dari segi bisnis modelnya itu untuk dibuat dan untuk segera dipaparkan kepada beliau, untuk segera kita tindaklanjuti," kata Rosan.

Danantara Turun Tangan Evaluasi Model Bisnis

Sebagai langkah awal, Danantara Indonesia akan berkoordinasi dengan jajaran manajemen PLN untuk melakukan evaluasi model bisnis secara mendalam. Proses pengkajian ini ditargetkan mampu meningkatkan kinerja operasional perusahaan BUMN tersebut.

Selain itu, evaluasi diarahkan untuk menekan beban anggaran subsidi listrik negara.

"Nanti kami dari Danantara tentunya akan duduk dengan tim dari PLN agar transformasi ini bisa dilakukan secara menyeluruh, sehingga ini juga bisa mengurangi subsidi atau dalam rangka meningkatkan efisiensi dan juga produktivitas di PLN," jelas Rosan.

Cadangan Pasokan dan Energi Terbarukan Jadi Sorotan

Selain merombak model bisnis dan mendorong target energi terbarukan 100 GW, pemerintah menekankan pentingnya penguatan kesiapsiagaan kondisi darurat. Penyempurnaan sistem cadangan atau backup plan dianggap krusial.

Tujuannya demi menjamin keandalan aliran listrik bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Rancangan transformasi yang disusun PLN diharapkan segera dipaparkan kepada Presiden untuk ditindaklanjuti.

Sumber: emitennews.com

Follow medialokal.co

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks