Realistis Saja, Gerindra Dapat Dua Menteri, Satu Wantimpres
MEDIALOKAL.CO - Pengamat politik Ray Rangkuti menilai Gerindra berpeluang merapat ke kubu Jokowi - Ma'ruf. Bahkan, peluang partai berlambang kepala Garuda itu lebih besar ketimbang PAN atau Demokrat.
Jika partai pimpinan Prabowo Subianto itu benar bergabung, tentu tidak gratisan. Menurut Ray, Gerindra pasti mendapat jatah kursi menteri dan Wantimpres.
"Saya kira realistis aja dua. Dapat dua kursi kabinet, ya mungkin nanti Wantimpres satu," ujarnya kepada Kantor Berita RMOL usai diskusi di Matraman, Jakarta Timur, Kamis (18/7).
Kursi itu menurutnya realistis diberikan karena Jokowi memang ingin memperkuat pondasi di parlemen. Termasuk untuk mengurangi tensi politik pasca Pilpres 2019.
"Nah mungkin dengan cara begitu akan berkuasa sekaligus ikut di dalam kekuasaan dan akan dapat lebih menekan keriuhan,” pungkasnya. (*)
Sumber : jpnn.com
ttps://m.jpnn.com/news/realistis-saja-gerindra-dapat-dua-menteri-satu-wantimpres


Berita Lainnya
Generasi Muda ISRI Dideklarasikan, Diasma Swandaru - Herman Dirgantara Nahkodai Kepengurusan Periode 2026–2031
Musancab PDIP Se-Inhil; Satu Barisan, Satu Tujuan Jangan Biarkan Perjuangan Terpecah
Pancasila Pemersatu Bangsa, KAMMI Indragiri Harap Generasi Muda Jadi Mesin Kemajuan Daerah
Gelar Kuliah Praktisi di UIR Bahas Pendidikan Politik dan Tata Kelola Pemilu
Dua Ratus Calon Siswa SMA Negeri Plus Provinsi Riau Mulai Daftar Ulang
Rahul Jadi Nahkoda Baru, Sulaimansyah: Karang Taruna Riau Akan Berlayar Sampai ke Desa Terjauh
Generasi Muda ISRI Dideklarasikan, Diasma Swandaru - Herman Dirgantara Nahkodai Kepengurusan Periode 2026–2031
Musancab PDIP Se-Inhil; Satu Barisan, Satu Tujuan Jangan Biarkan Perjuangan Terpecah
Pancasila Pemersatu Bangsa, KAMMI Indragiri Harap Generasi Muda Jadi Mesin Kemajuan Daerah
Gelar Kuliah Praktisi di UIR Bahas Pendidikan Politik dan Tata Kelola Pemilu
Dua Ratus Calon Siswa SMA Negeri Plus Provinsi Riau Mulai Daftar Ulang
Rahul Jadi Nahkoda Baru, Sulaimansyah: Karang Taruna Riau Akan Berlayar Sampai ke Desa Terjauh