Hasto Kristiyanto Dapat Informasi soal Menteri Kabinet Kerja II
MEDIALOKAL.CO - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyantomengatakan, Presiden Jokowi punya waktu paling lama 14 hari kerja sejak mengucapkan janji jabatan berdasarkan UU No 39 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kementerian.
Namun, dari informasi yang dia dapat, Jokowi akan mengumumkan daftar menteri di Kabinet Kerja jilid II paling lambat pada Rabu (23/10).
"Presiden Jokowi yang paling tahu kapan momentumnya. Presiden punya waktu yang cukup, tetapi kami tahu karakter Pak Jokowi yang mau kerja cepat. Kalau mengikuti informasi beliau, paling lambat Rabu," kata Hasto dalam keterangan yang diterima, Jumat (18/10).
Hasto melanjutkan, pihaknya mengingatkan kepada Presiden Jokowi untuk memilih menteri dengan dasar rekam jejak, kepemimpinan, intergritas dan kemampuan bekerja sama.
"Tak boleh ada menteri setelah dilantik tiba-tiba kibarkan bendera mau jadi presiden 2024. Semua harus setia dalam lima tahun ke depan," tutur Hasto.
Dari Jokowi sendiri mengungkapkan, dia akan menyampaikan daftar kabinet ke publik tidak lama setelah dilantik pada 20 Oktober mendatang.
"Mbok ya sabar, paling sehari, dua hari. Paling lama tiga hari, nanti kan juga tahu. Mungkin bisa Minggu, bisa juga Senin, bisa Selasa," ucap Jokowi usai silaturahmi dengan Wapres Jusuf Kalla dan menteri Kabinet Kerja periode 2014-2019, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/10). (*)
sumber : jpnn.com
https://m.jpnn.com/news/hasto-kristiyanto-dapat-informasi-soal-menteri-kabinet-kerja-ii


Berita Lainnya
Sebanyak 389 Remaja Mendaftar Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau
Berbeda Pandangan dengan Pemkab, DPRD Inhil Ngotot Perjuangkan Kesehatan Gratis Untuk Rakyat, APBD Inhil 2026 Tertunda Disahkan
Dianggap Bisa Menjadi Jembatan Antara Tokoh Senior dan Tokoh Muda, Pirman Dinilai Layak Pimpin KKSS Inhil
Keterlambatan Pengesahan APBD Inhil, DPRD: Dokumen RAPBD Belum Diserahkan Pemkab
Data Pemutakhiran Pemilih Riau Lebih Lima Juta
Tekad Abidin Sosialisasikan Perda KTR di Kelurahan Maharatu
Sebanyak 389 Remaja Mendaftar Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau
Berbeda Pandangan dengan Pemkab, DPRD Inhil Ngotot Perjuangkan Kesehatan Gratis Untuk Rakyat, APBD Inhil 2026 Tertunda Disahkan
Dianggap Bisa Menjadi Jembatan Antara Tokoh Senior dan Tokoh Muda, Pirman Dinilai Layak Pimpin KKSS Inhil
Keterlambatan Pengesahan APBD Inhil, DPRD: Dokumen RAPBD Belum Diserahkan Pemkab
Data Pemutakhiran Pemilih Riau Lebih Lima Juta
Tekad Abidin Sosialisasikan Perda KTR di Kelurahan Maharatu