Jokowi akan Mempercepat Reshuffle Kabinet Jika..
MEDIALOKAL.CO - Pengamat politik Alfarisi Thalib mengatakan, masih sangat terbuka kemungkinan Presiden Joko Widodo mempercepat reshuffle kabinet.
Reshuffle akan dilakukan jika langkah politik salah satu partai koalisi tidak sesuai dengan skema politik dari mantan Wali Kota Surakarta tersebut.
"Jika langkah politik salah satu partai koalisi tidak sesuai dengan skema politik Jokowi, bisa jadi proses reshuffle akan dipercepat," ujar Alfarisi kepada JPNN.com, Selasa (12/11).
Direktur Eksekutif Indonesia Political Studies ini menyatakan pandangannya, untuk mengomentari langkah politik Partai NasDem yang terkesan mencoba memainkan politik dua kaki.
Menurut Alfarisi, Jokowi tidak akan gegabah melakukan reshuffle sebelum membaca secara mendalam langkah politik yang diambil masing-masing parpol koalisi pendukung pemerintah, termasuk NasDem.
Alfarisi juga yakin, Jokowi akan menghitung lebih jauh keuntungan dan kerugian dari dinamika politik yang diciptakan Partai Nasdem. Langkah ini dinilai penting, karena salah mengambil kebijakan justru akan merugikan pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
"Jadi, dibaca dulu, hal apa yang bisa menguntungkan dan memperkuat pemerintahannya. Jokowi tentu akan sangat berhati-hati, mempertimbangkan dan memperhitungkan dengan matang segala aspek politik yang ada," ucapnya.
Alfarisi menambahkan, jika langkah politik Nasdem diyakini tidak akan menjadi bumerang bagi pemerintah, maka Jokowi akan tetap membiarkan Nasdem memainkan langkah politik yang diambil saat ini.
"Namun, jika berbahaya bagi pemerintah, mau tidak mau sikap sikap tegas akan diambil demi menyelamatkan pemerintahan agar berjalan dengan baik. Di antaranya dengan melakukan reshuffle kabinet," pungkasnya. (*)
sumber : jpnn.com
https://m.jpnn.com/news/jokowi-akan-mempercepat-reshuffle-kabinet-jika?


Berita Lainnya
Sebanyak 389 Remaja Mendaftar Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau
Berbeda Pandangan dengan Pemkab, DPRD Inhil Ngotot Perjuangkan Kesehatan Gratis Untuk Rakyat, APBD Inhil 2026 Tertunda Disahkan
Dianggap Bisa Menjadi Jembatan Antara Tokoh Senior dan Tokoh Muda, Pirman Dinilai Layak Pimpin KKSS Inhil
Keterlambatan Pengesahan APBD Inhil, DPRD: Dokumen RAPBD Belum Diserahkan Pemkab
Data Pemutakhiran Pemilih Riau Lebih Lima Juta
Tekad Abidin Sosialisasikan Perda KTR di Kelurahan Maharatu
Sebanyak 389 Remaja Mendaftar Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau
Berbeda Pandangan dengan Pemkab, DPRD Inhil Ngotot Perjuangkan Kesehatan Gratis Untuk Rakyat, APBD Inhil 2026 Tertunda Disahkan
Dianggap Bisa Menjadi Jembatan Antara Tokoh Senior dan Tokoh Muda, Pirman Dinilai Layak Pimpin KKSS Inhil
Keterlambatan Pengesahan APBD Inhil, DPRD: Dokumen RAPBD Belum Diserahkan Pemkab
Data Pemutakhiran Pemilih Riau Lebih Lima Juta
Tekad Abidin Sosialisasikan Perda KTR di Kelurahan Maharatu