Peringatan Hari Down Syndrome Sedunia, Hj Novilia: Kita Tingkatkan Kepedulian Antar Sesama
PEKANBARU, Medialokal.co - Tanggal 21 Maret ini, ditetapkan sebagai Hari Down Syndrome atau hari peringatan anak- anak berkebutuhan khusus se-Dunia. Karena itu, mari lebih kita tingkatkan kepedulian kita pada anak-anak ini.
Demikian ditegaskan Ketua SOIna (Special Olympic Indonesia) Provinsi Riau, Hj. Novilia SE, sempena Hari Down Syndrome se-Dunia (HDSD) di Pekanbaru Minggu (21/3).
"Ayo kita lebih peduli antar sesama dan kita sosialisasikan peringatannya," tegas Novi.
Menurut Novilia, sejauh ini, kepedulian SOIna kepada anak-anak down syndrome terbilang baik, karena ikut mencurahkan waktu dan pengabdian kepada organisasi ini. Tapi semua itu belum cukup. Karena masih banyak yang harus dilakukan oleh SOIna.
"Ke depan, kita harus terus mensosialisasikan anak-anak down syndrome melalui SOIna. Kita punya tanggung jawab moral untuk meningkatkan kesadaran publik serta menciptakan imej di Riau bahwa anak-anak ini butuh perhatian bersama. Hak-hak inklusi dan kesejahteraan mereka, juga mesti jadi prioritas," ujarnya.
Anak down syndrome, lanjutnya, memiliki hak dan kesempatan yg sama dgn temannya yg lain untuk mengembangkan potensi yg ada dalam dirinya. Termasuk dalam mengembangkan bakat dalam bidang olahraga serta kemampuan sosial mereka, baik dalam masyarakat maupun dalam pemerintahan.
HDSD ini, kata Novilia, adalah momen yang tepat untuk saling mengingatkan dan memberitahukan bahwa kita adalah keluarga besar yang memiliki hak dan kesempatan yang sama.
"Kita juga berharap, agar para orang tua, guru, keluarga besar SOIna, para relawan, teman, sahabat dan seluruh masyarakat dapat menyadari bahwa anak-anak down syndrome bukanlah pembatas di antara kita," tegasnya.
Karena itu, Novilia juga mengingatkan, jangan ada lagi ada anggapan bahwa anak-anak down syndrome adalah anak-anak yang susah berkembang, terkebelakang atau kata-kata lain yang berkonotasi merendahkan. Karena mereka adalah bagian dari kita dan mereka juga bisa berprestasi secara nasional maupun internasional.
Apalagi, tahun depan, tepatnya Januari 2022 mendatang anak-anak berkebutuhan khusus ini, akan menjadi duta- duta Negara Indonesia dalam SOI International Winter Games di Kazan, Rusia. Mari kita dukung, beri semangat dan motivasi kepada mereka.
Di bagian lain Novilia menjelaskan, SOIna Riau sudah berdiri lebih kurang 25 tahun. Dalam kurun waktu itu, para pengurus, pelatih dan orang tua anak-anak down syndrome sudah bekerja keras membangun kepercayaan diri mereka.
"Kepercayaan ini, harus terus kita tanmakan dan tingkatkan," kata Novilia bersemangat.


Berita Lainnya
Bapenda Batam Jelaskan Mekanisme dan Tugas Kader Pajak di Lingkungan Masyarakat
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
Monyet Biang Kerusuhan di Tembilahan Berhasil Dijebak , BBKSDA Lakukan Identifikasi
PWI Bengkalis Sorot Kepala UPT Samsat Bengkalis, Terkait Pemutihan Pajak
Sambutan Hangat Warga, Aksi Bagi Bendera Polsek Gaung Jadi Simbol Cinta NKRI
Pemilik PT WMI di Jakarta, Budi Nurhayati Tolak Penertiban Kawasan Hutan dan Pengelolaan Agrinas
Bapenda Batam Jelaskan Mekanisme dan Tugas Kader Pajak di Lingkungan Masyarakat
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
Monyet Biang Kerusuhan di Tembilahan Berhasil Dijebak , BBKSDA Lakukan Identifikasi
PWI Bengkalis Sorot Kepala UPT Samsat Bengkalis, Terkait Pemutihan Pajak
Sambutan Hangat Warga, Aksi Bagi Bendera Polsek Gaung Jadi Simbol Cinta NKRI
Pemilik PT WMI di Jakarta, Budi Nurhayati Tolak Penertiban Kawasan Hutan dan Pengelolaan Agrinas