ADVETORIAL

Gemuruh Tepuk Tangan di Engku Kelana: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Apresiasi Talenta Bujang Dara Inhil

Foto : Wakil Ketua Komisi IV DPRD Inhil, H. Alwi Effendy, saat menghadiri Bujang Dara Inhil 2026

TEMBILAHAN – Sorot lampu dan gemuruh tepuk tangan pecah di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Jumat malam 19 Juni 2026. Malam itu, mimpi puluhan anak muda Inhil dipertaruhkan di panggung Grand Final Pemilihan Bujang Dara Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2026. Di deretan kursi tamu kehormatan, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Inhil, H. Alwi Effendy, hadir memberi dukungan.

Ajang tahunan yang digagas Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan Inhil ini bukan sekadar kontes. Ini tentang mencari wajah-wajah muda yang siap jadi duta wisata dan budaya. Mereka yang paham adat, cinta daerah, dan mampu bercerita tentang Indragiri Hilir ke seluruh penjuru.

Suasana Gedung Engku Kelana begitu hidup. Unsur Forkopimda, kepala OPD, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan ikut larut menyaksikan. Di atas panggung, para finalis tampil percaya diri. Ada yang fasih memaparkan potensi mangrove, ada yang menari Zapin dengan gemulai, ada pula yang bicara soal UMKM dengan data yang rapi.

H. Alwi Effendy terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Baginya, kehadiran DPRD di malam final adalah bentuk nyata keberpihakan pada anak muda. “Bujang Dara ini bukan hanya soal gagah dan cantik. Yang kita cari itu anak muda yang punya isi di kepala, ada aksi di lapangan, dan hati yang cinta Inhil,” ujarnya usai acara.

Menurut Alwi, sektor pariwisata dan budaya tak akan bergerak tanpa SDM yang mumpuni. Duta wisata harus jadi storyteller. Merekalah yang akan membawa nama Inhil ke luar, mengenalkan pantai Solop, kelapa, sagu, hingga tradisi Melayu yang kaya ke telinga wisatawan dan investor.

“Anak-anak kita ini luar biasa. Wawasannya luas, bakatnya banyak. Tugas kita di DPRD dan Pemkab adalah memberi ruang, membina, dan memastikan mereka tak jalan sendiri,” tambah H. Alwi Effendy. Kalimat itu disambut anggukan para tamu undangan.

Ajang Bujang Dara 2026 juga jadi bukti bahwa Inhil punya stok generasi muda berprestasi. Mereka bukan hanya panggung, tapi juga agen perubahan. Dari cara bicara, cara berpikir, sampai cara membawa diri, semua mencerminkan Inhil yang santun, cerdas, dan berdaya saing.

Melalui malam final ini, harapan besar disematkan. Bujang dan Dara terpilih diharapkan tak berhenti di atas panggung. Mereka harus turun ke kampung-kampung, ke sekolah, ke desa wisata, membawa semangat promosi budaya dan kearifan lokal Inhil dengan cara anak muda.

Bagi DPRD Inhil, dukungan pada kegiatan seperti ini adalah investasi. Investasi untuk melahirkan duta yang bisa bicara, bisa bekerja, dan bisa menjaga marwah daerah. Karena dari anak muda yang hebat, lahirlah Indragiri Hilir yang semakin dikenal dan dibanggakan.(*)





Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]