Pencarian

JARR Bantah Rumor Akuisisi 62,2% Saham Bayan Resources, Harga Saham Tak Terpengaruh

Kamis, 20 Agustus 2026 • 17:56:40 WIB
JARR Bantah Rumor Akuisisi 62,2% Saham Bayan Resources, Harga Saham Tak Terpengaruh
Manajemen PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) membantah rumor akuisisi 62,2 persen saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Beredarnya kabar Haji Isam akan memborong mayoritas saham emiten batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) langsung dibantah oleh anak usahanya. PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) menegaskan tidak ada rencana aksi korporasi tersebut hingga saat ini, baik dari sisi perseroan maupun grup usaha.

Direktur Utama JARR, Indra Irawan, menyatakan pihaknya tidak mengetahui asal-usul informasi yang menyebut perusahaan akan mengakuisisi 62,2 persen saham BYAN. Klarifikasi ini disampaikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/8).

Manajemen JARR: Tidak Ada Rencana dan Belum Ada Instruksi dari Haji Isam

Indra menegaskan bahwa sampai dengan tanggal penyampaian surat resmi, perseroan tidak memiliki rencana untuk mengambil alih saham Bayan Resources. Ia juga mengaku belum menerima pemberitahuan resmi dari pemegang saham pengendali maupun pemilik manfaat terakhir, Haji Isam, terkait informasi material tersebut.

"Sampai dengan tanggal penyampaian surat ini, Perseroan belum menerima konfirmasi ataupun pemberitahuan resmi dari Pemegang Saham Pengendali maupun Pemilik Penerima Manfaat (Ultimate Beneficial Owner) terkait adanya rencana ataupun Informasi/Fakta Material mengenai akuisisi saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN)," ungkap Indra.

Lebih lanjut, Indra menegaskan rumor yang beredar tidak berdampak pada pergerakan harga saham JARR di pasar modal. Ia memastikan operasional dan kinerja keuangan perusahaan berjalan normal tanpa pengaruh dari isu akuisisi tersebut.

Bayan Resources Juga Buka Suara: Pemegang Saham Pengendali Bisa Pertimbangkan Peluang

Sebelumnya, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) juga angkat bicara mengenai kabar yang sama. Corporate Secretary Bayan Resources, Jenny Quantero, menjelaskan bahwa perusahaan tidak mengetahui adanya rencana pengambilalihan saham oleh Haji Isam atau pihak terafiliasi.

Jenny menuturkan, pemegang saham pengendali perseroan, taipan Low Tuck Kwong, telah menyampaikan bahwa dari waktu ke waktu mereka dapat mempertimbangkan berbagai kesempatan untuk memaksimalkan investasi. Namun, pernyataan tersebut tidak berkaitan dengan rumor akuisisi yang beredar saat ini.

"Perseroan tidak mengetahui adanya rencana transaksi pengambilalihan dan/atau akuisisi sekitar 62,2 persen saham Perseroan oleh Haji Isam atau pihak yang terafiliasi dengan Haji Isam," jelas Jenny dalam keterbukaan informasi di laman BEI, Selasa (18/8).

Tidak Ada Transaksi yang Bisa Dikonfirmasi, Operasional BYAN Normal

Bayan Resources juga menegaskan tidak memiliki informasi detail terkait pihak-pihak yang terlibat maupun struktur transaksi yang disebut dalam rumor. Hal ini mencakup porsi saham yang akan dialihkan dan nilai transaksi yang beredar di publik.

Jenny menambahkan, karena tidak terdapat transaksi yang dapat dikonfirmasi, maka tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional maupun kinerja keuangan perseroan. "Tidak terdapat dampak material terhadap kegiatan operasional maupun kinerja keuangan Perseroan sehubungan dengan informasi tersebut karena tidak terdapat transaksi yang dapat dikonfirmasi oleh Perseroan," imbuhnya.

Hingga berita ini ditulis, baik JARR maupun BYAN memastikan tidak ada informasi atau fakta material lainnya yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat memengaruhi kelangsungan usaha dan harga saham kedua perusahaan.

Sumber: cnnindonesia.com

Follow medialokal.co

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks