MEDIALOKAL.CO — Kemenangan ini memperpanjang rekor impresif The Blues di kompetisi piala domestik. Chelsea selalu lolos dalam 20 pertandingan EFL Cup terakhir saat menghadapi klub dari luar kasta teratas Inggris, sebuah rentetan yang dimulai sejak kekalahan adu penalti dari Burnley pada 2008 silam.
Debut Manis Welbeck Pecah Kebuntuan di Babak Kedua
Babak pertama berjalan alot. Luton, yang tampil disiplin sebagai wakil League One, berhasil meredam serangan Chelsea. Tim asuhan Xabi Alonso baru bisa memecah kebuntuan lima menit setelah turun minum.
Umpan silang Malo Gusto dari sisi kanan disambut sundulan keras Welbeck yang tak mampu dihalau kiper Keeley. Gol tersebut menjadi pembuka ideal bagi penyerang berusia 35 tahun itu dalam penampilan perdananya mengenakan seragam biru.
Welbeck, yang bermain selama 73 menit sebelum digantikan Joao Pedro, melepaskan total empat tembakan yang seluruhnya berasal dari dalam kotak penalti. Dua di antaranya mengarah tepat ke gawang. Ia nyaris menggandakan keunggulan lewat umpan terobosan Cole Palmer, namun peluang itu gagal berbuah gol.
Estevao dan Palmer Jadi Motor Serangan, Alonso Rotasi Besar-besaran
Xabi Alonso melakukan lima perubahan dari tim yang mengalahkan Fulham 72 jam sebelumnya. Ia tetap mempertahankan pilar seperti Cole Palmer, Rogers, dan Reece James, sambil memberi kesempatan debut bagi Mike Penders, Pep Chavarria, dan Valentin Barco.
Di lini serang, Palmer dan Estevao menjadi kreator utama di belakang Welbeck. Keduanya sama-sama menciptakan lima peluang bagi rekan setimnya. Estevao tampil paling agresif dengan memenangi sembilan dari 17 duel dan mencatat empat dribel sukses dari lima percobaan, konsisten merepotkan barisan belakang Luton.
Kesalahan Odoffin Kunci Kemenangan, Palmer Gagal Tambah Gol
Keunggulan Chelsea bertambah pada menit ke-79. Berawal dari pergerakan Estevao di sisi kanan, umpan silangnya berubah menjadi tembakan yang tampak akan melebar ke gawang. Namun, Odoffin justru salah mengantisipasi dan membelokkan bola ke bagian atas gawangnya sendiri.
Di masa injury time, peluang masih terus bergulir. Keeley kembali menggagalkan usaha Palmer, sementara sepakan pemain pengganti Jamie Gittens hanya membentur tiang gawang. Luton kehilangan momentum untuk membalikkan keadaan dan Chelsea menutup laga tanpa kebobolan.