Pencarian

Polda Riau Kerahkan X Fire dan Drone Jinakkan Karhutla di Siak, 9 Titik Api Ditemukan

Minggu, 13 September 2026 • 08:31:19 WIB
Polda Riau Kerahkan X Fire dan Drone Jinakkan Karhutla di Siak, 9 Titik Api Ditemukan

SIAK,MEDIALOKAL.CO— Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Siak, Riau, semakin mengandalkan teknologi. Polda Riau mengerahkan cairan pemadam X Fire serta drone khusus pemadam untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus memastikan bara api di bawah permukaan lahan gambut benar-benar mati.

Teknologi tersebut digunakan dalam operasi pemadaman dan pendinginan Karhutla di Desa Suka Mulya, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Jumat (11/9/2026).

Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa selaku Kepala Operasi Penanganan Karhutla Polda Riau mengatakan, penggunaan X Fire difokuskan pada lokasi yang masih mengeluarkan asap setelah api di permukaan berhasil dipadamkan.

Menurutnya, karakteristik lahan gambut membuat proses pendinginan menjadi sangat penting. Bara api dapat bertahan di bawah permukaan dan sewaktu-waktu kembali menyala.

“Karakteristik lahan gambut membutuhkan penanganan yang berbeda. Api yang terlihat padam di permukaan belum tentu benar-benar selesai karena bara masih dapat tersimpan di bawah. X Fire membantu cairan meresap dan mematikan bara yang tersisa,” kata Ketut, Sabtu (12/9/2026).

Penggunaan X Fire juga dilakukan untuk menjangkau lapisan lahan yang masih menyimpan sumber panas. Berdasarkan pemantauan tim di lapangan, lokasi yang telah mendapatkan penanganan menggunakan cairan tersebut tidak lagi mengeluarkan asap.

Kondisi itu menjadi indikator awal bahwa proses pendinginan mampu menjangkau sumber panas yang sebelumnya masih tersimpan di dalam lahan.

Tak hanya mengandalkan cairan pemadam, Polda Riau juga mengoperasikan drone khusus pemadam untuk menjangkau titik-titik api yang sulit didatangi personel melalui jalur darat.

Langkah tersebut dinilai penting karena sejumlah lokasi Karhutla di Desa Suka Mulya berada di kawasan semak belukar dengan akses yang terbatas.

“Drone membantu kami menjangkau titik-titik yang sulit dicapai personel. Jadi teknologi ini bukan menggantikan personel di lapangan, tetapi memperkuat kemampuan operasi agar pemadaman lebih cepat, efektif dan aman,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan menemukan sembilan titik api. Hingga Jumat sore, lima titik berhasil dipadamkan, sementara empat titik lainnya masih dalam penanganan.

Proses pemadaman terhadap empat titik tersebut kemudian dilanjutkan pada Sabtu pagi.

Ketut menegaskan, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari hilangnya api yang terlihat di permukaan. Tim tetap melakukan pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.

“Kita harus memastikan bukan hanya apinya padam, tetapi bara di bawah permukaan juga benar-benar mati. Karena itu pemadaman dan pendinginan dilakukan secara berkelanjutan sampai lokasi dinyatakan aman,” tegasnya.

Penanganan Karhutla di Desa Suka Mulya melibatkan personel gabungan dari Polda Riau, Brimob, Polres Siak, TNI, BPBD, Manggala Agni, Damkar Kabupaten Siak serta unsur perusahaan.

Penggunaan X Fire dan drone menjadi bagian dari strategi Polda Riau dalam menggabungkan kekuatan personel di lapangan dengan pemanfaatan teknologi. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan Karhutla, khususnya di kawasan gambut dan wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Dengan pola pemadaman yang tidak hanya mengejar api di permukaan, tetapi juga memastikan bara di bawah tanah benar-benar mati, operasi Karhutla di Siak diarahkan untuk mencegah munculnya kembali titik api yang dapat memperluas kebakaran.**

 

Follow medialokal.co

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
redaksi02
Profil Penulis redaksi02

Editor: Rif

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks