BNN Minta Narapidana Narkoba Dieksekusi Mati
MEDIALOKAL.CO - Kepala Badan Narkotika Nasionmal (BNN) Komjenpol Budi Waseso mengaku sangat geram dengan perilaku bandar narkotika di Indonesia.
Sebab, perbuatan bandar narkoba saat ini sudah tidak manusiawi dan berperasaan dengan tega jor-joran melakukan peredaran narkoba entah itu untuk anak-anak maupun orang dewasa.
“Kami berharap para perusak generasi bangsa itu dieksekusi mati dengan cara ditembak mati,” ujar pria yang akrab di sapa Buwas di Kantornya, BNN Cawang, Jakarta Timur, Rabu (27/12).
Mengacu pada negara lain, kata Buwas, Indonesia seharusnya mengeksekusi mati narapidana secara diam-diam.
“Tidak usah diramaikan, karena ini yang kita hukum adalah musuh negara” ujar Buwas.
Lanjut Buwas, dirinya mengaku sepanjang menjabat Kepala BNN, sering kali menemukan peredaran narkoba di balik jeruji besi, walau pelakunya dalam kondisi di tahan di dalam Lapas.
Hal Inilah salah satu faktor yang membuat para penegak hukum baik polisi maupun BNN tidak mudah dalam mengungkap peredaran narkoba.
“Di lapas itu tidak bisa lagi dijaga manusia, harus dijaga buaya. Sistem harus diperbaiki agar bandar jaringan tidak lagi berhubungan dengan sipir atau di lapas,” ujar pria dengan pangkat Jendral Polisi Bintang Tiga ini.
Oleh karena itu, kata Buwas harus ada sikap konsisten mengenai penolakan grasi terpidana mati kasus narkoba.
“Grasi itu hak prerogatif Presiden, kalau Indonesia sudah darurat narkoba, sudah wajar grasi ditolak setiap usulan yang diajukan oleh pihak keluarga terpidana mati narkoba,” ujarnya.(POJOKSATU,id)


Berita Lainnya
Dari Sabang sampai Sorong, PDC Rangkul Talenta Negeri: 48 Kontrak Migas Dijaga Demi Kedaulatan Energi
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Dari Sabang sampai Sorong, PDC Rangkul Talenta Negeri: 48 Kontrak Migas Dijaga Demi Kedaulatan Energi
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur