Diskes Riau Siapkan Ruang Isolasi Khusus Pasien Penderita Corona
PEKANBARU, Medialokal.co – Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau sejauh ini belum menemukan kasus virus corona di Provinsi Riau. Meski belum ditemukan ada warga Riau yang terinfeksi virus yang sedang mewabah di negeri China ini, pihaknya tetap melakukan upaya antisipasi dan pencegahan. Salah satunya adalah dengan menyiapkan ruangan isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad.
“Belum ada (temuan kasus virus corona di Riau), tapi kita sudah lakukan antisipasi, salah satunya dengan menyiapkan ruang isolasi di RSUD Arifin Ahmad,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir.
Masyarakat Provinsi Riau diimbau agar tidak panik menanggapi isu virus corona atau novel coronavirus (nCoV) dari Kota Wuhan, China. Ia juga memberikan pemahaman, bahwa virus corona ini merupakan pneumonia yang merupakan infeksi atau peradangan akut pada jaringan paru yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, seperti bakteri, virus, parasit, jamur, pajanan bahan kimia atau kerusakan fisik paru.
“Gejala yang muncul pada pneumonia ini diantaranya demam, lemas, batuk kering dan sesak sekaligus sulit bernafas. Dan beberapa kondisi sering ditemukan pada orang yang lanjut usia, atau memiliki penyakit penyerta lain,” kata Mimi.
Untuk itu, Mimi mengharapkan supaya masyarakat jangan panik, tetap waspada kalau mengalami demam, batuk disertai kesulitan bernafas dan segera mencari pertolongan ke rumah sakit terdekat, selalu menjaga kebersihan kepada tangan secara rutin terutama saat memegang mulut, hidung dan mata.
“Seterusnya, menutup hidung dan mulut ketika bersin atau batuk, ketika memiliki gejala saluran napas gunakan masker dan segera berobat kelayanan kesehatan terdekat, hindari menyentuh hewan atau burung, hindari mengunjungi pasar basah, peternakan atau pasar hewan hidup,” ujarnya.
Sejumlah negara telah mengkonfirmasi bahwa sebaran virus Corona telah sampai dan menyerang orang-orang di negaranya. Terkini, Singapura yang menyatakan bahwa serangan virus mematikan itu sudah masuk ke negaranya. Jalur masuk wisatawan dibatasi, terumata mereka yang melancong dari China. Sejumlah negara lainnya juga sudah terpapar virus ini, diantaranya, Amerika Serikat (AS), Jepang, Thailand, Australia, dan Korea Selatan. (*)


Berita Lainnya
Ketua KKIH Pekanbaru: Teror Monyet Liar di Inhil Pengingat Penting Jaga Keseimbangan Alam
Bersama Warga Binaan, Personel Polsek Enok Dorong Pemanfaatan Lahan untuk Ketahanan Pangan
Satpolairud Polres Inhil Hadir di Seberang Tembilahan, Nelayan Terima Bantuan dan Bibit Mangrove dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi
Waspada Monyet Liar, Disdik Inhil Berlakukan Belajar dari Rumah Untuk 9 Sekolah
BREAKING NEWS: Korban Serangan Monyet di Tembilahan Bertambah Jadi 17 Orang, Warga Jl. Tampomas Jadi Korban Terbaru
Luka di Kepala dan Tangan, Ini Kisah Sutikno Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Hilir
Ketua KKIH Pekanbaru: Teror Monyet Liar di Inhil Pengingat Penting Jaga Keseimbangan Alam
Bersama Warga Binaan, Personel Polsek Enok Dorong Pemanfaatan Lahan untuk Ketahanan Pangan
Satpolairud Polres Inhil Hadir di Seberang Tembilahan, Nelayan Terima Bantuan dan Bibit Mangrove dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi
Waspada Monyet Liar, Disdik Inhil Berlakukan Belajar dari Rumah Untuk 9 Sekolah
BREAKING NEWS: Korban Serangan Monyet di Tembilahan Bertambah Jadi 17 Orang, Warga Jl. Tampomas Jadi Korban Terbaru
Luka di Kepala dan Tangan, Ini Kisah Sutikno Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Hilir