Puluhan Ekor Gajah di Riau Masuk Kampung dan Rusak Tanaman Sawit, Karet dan Pisang
PANGKALAN KERINCI, Medialokal.co - Tak Kurang dari puluhan ekor kawanan gajah diketahui telah merusak tanaman kehidupan milik warga kedesaan Terusan, Kecamatan Pangkalan Kerinci.
Menurut penuturan Atan Kareli (30) warga setempat, Selasa (5Junuari 2021), bahwa kawanan hewan berbadan besar tersebut telah masuk kawasan perkebunan dan sekarang masih bersembunyi di hutan di sepanjang aliran sungai kampar kiri dan sungai batang nilo.
Ulah gajah tersebut, dan menurut laporan warga, tak kurang puluhan batang tanaman perkebunan kelapa sawit dan keret serta tanaman pisang telah dirusak
Oleh warga, yang sempat mengadikan gerombolan perusak tanaman kehidupan lewat cemera tak jauh di bibir sungai kampar kiri dan batang nilo. Kawanan gajah telah jinak. Dan tidak merasa terusik saat didekati warga, kendati bersuara kuat. (*)


Berita Lainnya
Ketua KKIH Pekanbaru: Teror Monyet Liar di Inhil Pengingat Penting Jaga Keseimbangan Alam
Bersama Warga Binaan, Personel Polsek Enok Dorong Pemanfaatan Lahan untuk Ketahanan Pangan
Satpolairud Polres Inhil Hadir di Seberang Tembilahan, Nelayan Terima Bantuan dan Bibit Mangrove dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi
Waspada Monyet Liar, Disdik Inhil Berlakukan Belajar dari Rumah Untuk 9 Sekolah
BREAKING NEWS: Korban Serangan Monyet di Tembilahan Bertambah Jadi 17 Orang, Warga Jl. Tampomas Jadi Korban Terbaru
Luka di Kepala dan Tangan, Ini Kisah Sutikno Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Hilir
Ketua KKIH Pekanbaru: Teror Monyet Liar di Inhil Pengingat Penting Jaga Keseimbangan Alam
Bersama Warga Binaan, Personel Polsek Enok Dorong Pemanfaatan Lahan untuk Ketahanan Pangan
Satpolairud Polres Inhil Hadir di Seberang Tembilahan, Nelayan Terima Bantuan dan Bibit Mangrove dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi
Waspada Monyet Liar, Disdik Inhil Berlakukan Belajar dari Rumah Untuk 9 Sekolah
BREAKING NEWS: Korban Serangan Monyet di Tembilahan Bertambah Jadi 17 Orang, Warga Jl. Tampomas Jadi Korban Terbaru
Luka di Kepala dan Tangan, Ini Kisah Sutikno Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Hilir