Ayola First Point Hotel Terapkan Scan QR Code PeduliLindungi, Demi Kenyamanan Pengunjung
MEDIALOKAL.CO, PEKANBARU -- Ayola First Point Hotel telah menerapkan penggunaan fitur quick response (QR) code untuk aplikasi PeduliLindungi. Di mana fungsinya sebagai pemeriksaan kelengkapan dokumen perjalanan, penggunaan moda trasportasi umum, masuk fasilitas umum, dan tempat pariwisata.
Hotel Manager Ayola First Point Hotel, Romie Lesmana mengungkapkan scan QR code tersebut telah disediakan di pintu masuk Ayola First Point Hotel, sebelum memasuki area lobby dan ruangan meeting.
Menurut Romie, semua tamu yang akan masuk ke dalam area hotel wajib melakukan scan. Hal tersebut juga berlaku untuk meeting serta seluruh karyawan Hotel.
“Ayola First Point Hotel sangat memperhatikan kepentingan tamu selama dilingkungan Hotel. Selain sarana dan prasarana yang memadai serta telah bersertifikat CHSE, seluruh karyawan disini juga telah divaksin,” jelas Romie.
Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung dan wisatawan yang datang ke Ayola First Point Hotel, serta membantu pemerintah dalam menelusuri kontak tracking dan tracing demi memperkuat upaya penurunan penyebaran Covid-19.
“Dengan menerapkan aplikasi PeduliLindungi, kami berharap tamu dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam melaksanakan kegiatan mereka di Hotel. Harapannya, dengan terciptanya lingkungan yang aman, kepercayaan tamu pada Ayola First Point Hotel akan meningkat dan pada akhirnya dapat mendongkrak tingkat hunian,” tutupnya.(*)


Berita Lainnya
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan
Bapenda Batam Jelaskan Mekanisme dan Tugas Kader Pajak di Lingkungan Masyarakat
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
Monyet Biang Kerusuhan di Tembilahan Berhasil Dijebak , BBKSDA Lakukan Identifikasi
PWI Bengkalis Sorot Kepala UPT Samsat Bengkalis, Terkait Pemutihan Pajak
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan
Bapenda Batam Jelaskan Mekanisme dan Tugas Kader Pajak di Lingkungan Masyarakat
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
Monyet Biang Kerusuhan di Tembilahan Berhasil Dijebak , BBKSDA Lakukan Identifikasi
PWI Bengkalis Sorot Kepala UPT Samsat Bengkalis, Terkait Pemutihan Pajak