Gubri Ajak Masyarakat Dukung Program Wakaf dan Zakat
PEKANBARU, MEDIALOKAL.CO -- Dalam rangka melanjuti kegiatan safari ramadhan 1443 H di Kota Pekanbaru, Gubernur Riau Syamsuar mengajak masyarakat untuk terus melakukan gerakan progam wakaf dan zakat.
Hal tersebut disampaikannya kepada hadirin Masjid Gunung Merah SAS Pekanbaru, Sabtu malam (23/04).
Gubri menambahkan, potensi wakaf di provinsi Riau ini sangatlah besar terbukti dalam gerakan Riau Berwakaf ada yang memberikan tanah untuk di wakafkan, gerakan ini juga didorong oleh pemerintah hingga para milenial Riau.
"Ada yang memberikan berupa uang dan ada yang memberi berupa tanah, yang dimana letaknya sangat strategis dan mempunyai nilai yang besar. Dengan itulah bagaimana kita bersama-sama bisa memberdayakan tanah tersebut untuk mendorong ekonomi syariah,” katanya.
Gubri mengungkapkan untuk program zakat, pegawai pemerintah provinsi Riau telah diarahkan seluruhnya menggunakan BRK Syariah. “ Seluruh pegawai Pemprov Riau yang muslim telah melakukan zakat melalui sistem payroll BRK Syariah,” ungkapnya.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa di Provinsi Riau ini telah diberikan kemudahan dalam berinvestasi, hal tersebut yang membuat Riau berada di peringkat 5 nasional dan terbesar di Sumatera dengan capaian realisasi investasi.
“Dengan adanya kemudahan investasi dan izin usaha di Riau inilah yang membuat daerah kita mendapati ranking lima nasional,” jelasnya.
Perlu diketahui, hal tersebut juga berkaitan dengan penurunan angka covid-19 yang ada didaerah ini yang mendorong banyaknya investor datang dan juga akan menjadi potensi dalam mewujudkan ekonomi syariah.
Pada kesempatan yang sama, Gubri tetap menghimbau masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan barang bahan pokok karena pihaknya telah menyiapkan satgas pangan dalam mengatasi kelangkaan, kelonjakan harga, serta mengantisipasi penimbunan bahan pokok.
“Kami bersama Satgas pangan sudah hampir setiap hari memonitor pasar agar tidak terjadi penimbunan sebab jika ada yang melakukan penimbunan itu akan berurusan dengan polisi.” tegasnya.(*)


Berita Lainnya
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan
Bapenda Batam Jelaskan Mekanisme dan Tugas Kader Pajak di Lingkungan Masyarakat
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
Monyet Biang Kerusuhan di Tembilahan Berhasil Dijebak , BBKSDA Lakukan Identifikasi
PWI Bengkalis Sorot Kepala UPT Samsat Bengkalis, Terkait Pemutihan Pajak
Sambutan Hangat Warga, Aksi Bagi Bendera Polsek Gaung Jadi Simbol Cinta NKRI
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan
Bapenda Batam Jelaskan Mekanisme dan Tugas Kader Pajak di Lingkungan Masyarakat
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
Monyet Biang Kerusuhan di Tembilahan Berhasil Dijebak , BBKSDA Lakukan Identifikasi
PWI Bengkalis Sorot Kepala UPT Samsat Bengkalis, Terkait Pemutihan Pajak
Sambutan Hangat Warga, Aksi Bagi Bendera Polsek Gaung Jadi Simbol Cinta NKRI