Advetorial
Jajanan Tradisional Kue Pancong Yang Masih Eksis Hingga Kini
TEMBILAHAN.medialokal.co-Kue pancong merupakan salah satu jenis makanan atau camilan tradisional yang masih banyak digemari oleh masyarakat Indragiri Hilir dari semua kalangan, Selasa (13/03).
Kue pancong sendiri terbuat dari tepung beras dan campuran bahan lainnya.Kue ini sangat diminati di kalangan masyarakat karena memiliki tekstur yang lembut dan rasanya yang manis-manis gurih.
Untuk di Indragiri Hilir para pedagang Kue Pancong ada yang memiliki lapak disudut Kota Tembilahan dan ada juga yang menjual kan dagangannya dengan berkeliling keberbagai Daerah.
Harga dari Kue Pancong tergantung relatif lebih murah. Selain rasanya lezat, tekstur yang lembut, harga jajanan ini hanya Rp 5 ribu untuk satu bungkusnya yang berisikan 10 potong.
Diketahui kue Pancong ini sangat banyak penggemarnya dari generasi ke generasi tentu sangat mengenalnya. kue ini memiliki dua varian rasa yakni rasa original dan juga rasa pandan.
Inilah salah satu jajanan yang banyak digemari masyarakat Indragiri Hilir.(Adt)


Berita Lainnya
Satpolairud Polres Inhil Hadir di Seberang Tembilahan, Nelayan Terima Bantuan dan Bibit Mangrove dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi
Waspada Monyet Liar, Disdik Inhil Berlakukan Belajar dari Rumah Untuk 9 Sekolah
BREAKING NEWS: Korban Serangan Monyet di Tembilahan Bertambah Jadi 17 Orang, Warga Jl. Tampomas Jadi Korban Terbaru
Luka di Kepala dan Tangan, Ini Kisah Sutikno Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Hilir
Belum Penuhi Seluruh Persyaratan, MUI Kecamatan dan FKUB Belum Rekomendasikan Perubahan Status Surau Minhajus Sunnah
Dosen UNISI Bangun Kolaborasi dengan Guru Besar FTUI, Bahas Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan Bayi Prematur
Satpolairud Polres Inhil Hadir di Seberang Tembilahan, Nelayan Terima Bantuan dan Bibit Mangrove dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi
Waspada Monyet Liar, Disdik Inhil Berlakukan Belajar dari Rumah Untuk 9 Sekolah
BREAKING NEWS: Korban Serangan Monyet di Tembilahan Bertambah Jadi 17 Orang, Warga Jl. Tampomas Jadi Korban Terbaru
Luka di Kepala dan Tangan, Ini Kisah Sutikno Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Hilir
Belum Penuhi Seluruh Persyaratan, MUI Kecamatan dan FKUB Belum Rekomendasikan Perubahan Status Surau Minhajus Sunnah
Dosen UNISI Bangun Kolaborasi dengan Guru Besar FTUI, Bahas Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan Bayi Prematur