Elevasi Jalan Layang Soebrantas-Garuda Sakti Diminta Diperpendek Jadi 250 Meter
PEKANBARU, MEDIALOKAL.CO --- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) minta elevasi (bentang jembatan) rencana pembangunan jalan layang atau flyover di simpang Soebrantas - Garuda Sakti dengan panjang 400 meter.
Panjang elevasi yang diminta kementerian tak hanya berdampak banyaknya bangunan warga yang dibebaskan. Kemudian, semakin besar pula ganti rugi lahan yang disediakan. Terutama dari sisi arah panam. Upaya memperpendek elevasi pun sedang dinegoisasikan dengan panjang 250 meter di kementerian.
"Rencana pembangunan flyover Garuda Sakti Panam, DED yang di minta kementerian elevasi hampir 400 meter ke arah panam. Karena itu berdampak tak hanya dana, tapi juga pembebasan lahan warga. Jadi kita upayakan perhitungan ulang elevasi ini," kata Kadis Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPRPKPP) Provinsi Riau, Muh Arief Setyawan, Jumat (15/9/23).
Upaya negoisasi bergantung pada kajian tim tekhnis kementerian. Ini juga terkait dengan Detail Engineering Design (DED) yang akan dirancang tim kementerian.
Seperti apa hasilnya, Arif berharap usulan memperpendek elevasi 250 meter tersebut bisa dipertimbangkan. Namun jika hasil kajian kementerian tetap meminta elevasi seperti rencana awal, maka konsekuensinya akan banyak lahan dan bangunan warga yang dibebaskan.
"Sekarang sedang berproses oleh kawan-kawan di kementerian PU. Kalau bisa elevasinya jangan sampai terlalu panjanglah," ujar Arief lagi.
Untuk DED flyover sendiri menurut Arief, sudah tuntas tahun depan. Namun Dengan catatan jika ganti rugi lahan sudah selesai. Sedangkan untuk pekerjaan baru dimulai pada 2025 mendatang.
"Pembangunan flyover dan DED-nya sumber pendanaan dari kementerian. Kita pemerintah provinsi cuma ganti rugi lahan," ungkap Arief.
Lebih lanjut menyinggung konsep rencana pembangunan flyover Soebrantas-Garuda Sakti memanjang dari arah Panam menuju Bangkinang, seperti flyover Soekarno Hatta - Tuanku Tambusai. Sempat diwacanakan konsep flyover berbentuk melingkar flyover semanggi di Jakarta. Namun kemungkinan besar konsep memanjang dua arah menjadi pilihan. (*)


Berita Lainnya
Bapenda Batam Jelaskan Mekanisme dan Tugas Kader Pajak di Lingkungan Masyarakat
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
Monyet Biang Kerusuhan di Tembilahan Berhasil Dijebak , BBKSDA Lakukan Identifikasi
PWI Bengkalis Sorot Kepala UPT Samsat Bengkalis, Terkait Pemutihan Pajak
Sambutan Hangat Warga, Aksi Bagi Bendera Polsek Gaung Jadi Simbol Cinta NKRI
Pemilik PT WMI di Jakarta, Budi Nurhayati Tolak Penertiban Kawasan Hutan dan Pengelolaan Agrinas
Bapenda Batam Jelaskan Mekanisme dan Tugas Kader Pajak di Lingkungan Masyarakat
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
Monyet Biang Kerusuhan di Tembilahan Berhasil Dijebak , BBKSDA Lakukan Identifikasi
PWI Bengkalis Sorot Kepala UPT Samsat Bengkalis, Terkait Pemutihan Pajak
Sambutan Hangat Warga, Aksi Bagi Bendera Polsek Gaung Jadi Simbol Cinta NKRI
Pemilik PT WMI di Jakarta, Budi Nurhayati Tolak Penertiban Kawasan Hutan dan Pengelolaan Agrinas