Tarik Minat Wisatawan, Danau Buatan Rumbai akan Dilengkapi Gazebo
MEDIALOKAL.CO - Untuk menarik minat wisatawan datang dan berkunjung ke Danau Buatan atau Badar Khayangan di Kecamatan Rumbai, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disdbudpar) akan melengkapi objek wisata alam tersebut dengan gazebo.
Kepala Disbudpar Pekanbaru Nurfaisal mengatakan, gazebo atau fasilitas dengan ruang terbuka sebagai tempat bersantai pengunjung itu akan dibangun pihaknya di enam titik.
"Titiknya sudah kita lihat kemarin, ada 6 titik lokasi pembangunan gazebo ke depannya," ungkap dia, Sabtu (5/9/2020).
Untuk biaya pembangunan gazebo sendiri, disampaikan Nurfaisal akan ditanggung Pemerintah Pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun 2020.
"Kemarin sempat dibatalkan, tapi kita urus lagi," ujarnya.
Lebih jauh disampaikannya, dengan pengembangan Danau Bandar Khayangan diharapkan mampu meningkatkan pendapatan daerah dan perekonomian warga yang tinggal di kawasan objek wisata."Tujuan utamanya untuk menggerakkan ekonomi masyarakat tempatan," pungkasnya. (*)


Berita Lainnya
Bapenda Batam Jelaskan Mekanisme dan Tugas Kader Pajak di Lingkungan Masyarakat
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
Monyet Biang Kerusuhan di Tembilahan Berhasil Dijebak , BBKSDA Lakukan Identifikasi
PWI Bengkalis Sorot Kepala UPT Samsat Bengkalis, Terkait Pemutihan Pajak
Sambutan Hangat Warga, Aksi Bagi Bendera Polsek Gaung Jadi Simbol Cinta NKRI
Pemilik PT WMI di Jakarta, Budi Nurhayati Tolak Penertiban Kawasan Hutan dan Pengelolaan Agrinas
Bapenda Batam Jelaskan Mekanisme dan Tugas Kader Pajak di Lingkungan Masyarakat
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
Monyet Biang Kerusuhan di Tembilahan Berhasil Dijebak , BBKSDA Lakukan Identifikasi
PWI Bengkalis Sorot Kepala UPT Samsat Bengkalis, Terkait Pemutihan Pajak
Sambutan Hangat Warga, Aksi Bagi Bendera Polsek Gaung Jadi Simbol Cinta NKRI
Pemilik PT WMI di Jakarta, Budi Nurhayati Tolak Penertiban Kawasan Hutan dan Pengelolaan Agrinas