Pemko Tidak Tutup Mata Pertambahan Gepeng Jelang Ramadan
PEKANBARU, MEDIALOKAL.CO - Pemko Pekanbaru tidak akan tutup mata denga fenomena pertambahan gelandangan dan pengemisyang semakin menjamur menjelang momen Ramadan 1447 H. Mereka terlihat di sejumlah ruas jalanan Kota Pekanbaru.
Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru Junaedy menegaskan bahwa pemerintah kota tidak tutup mata dengan keberadaan gelandangan dan pengemis di kota ini. Ia menyadari bahwa gelandangan dan pengemis bermunculan jelang momen Ramadan.
"Jumlahnya bisa dua hingga tiga kali lipat lebih banyak dari hari biasanya," jelasnya.
Dirinya menyebut bahwa satu titik paling rawan gelandangan dan pengemis adalah Simpang SKA. okasi tersebut jadi tempat meminta belas kasihan karena berada dekat pusat perbelanjaan sehingga lalu lintasnya cukup padat.
Junaedy mengaku bakal menempatkan Tim Satgas Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di sejumlah ruas jalan. Penempatan tim ini mempertimbangkan kerawanan titik yang jadi sasaran gelandangan dan pengemis.
"Kami akan tempatkan tim untuk mengamankan gelandangan dan pengemis yang menjamur jelang bulan puasa," terangnya.
Menurutnya, tim di lapangan sudah memetakan titik rawan gelandangan dan pengemis. Titik lainnya seperti Simpang Jalan Imam Munandar-Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Jalan Tuanku Tambusai-Jalan Jenderal Sudirman dan Simpang Jalan Garuda Sakti.
"Lalu Simpang Jalan Ahmad Yani dan Simpang Kantor Gubernur Riau, nanti akan kami tempatkan tim di sana, bekerjasama dengan Satpol Kota Pekanbaru," ujarnya.
Junaedy sendiri mengatakan bahwa Tim Satgas PPKS bukan hanya bertindak jelang Ramadan saja. Mereka rutin melakukan penindakan terhadap gelandangan dan pengemis yang meresahkan warga.
"Kami juga imbau warga, agar jangan memberi uang kepada gelandangan dan pengemis," ajaknya.***


Berita Lainnya
Ketua KKIH Pekanbaru: Teror Monyet Liar di Inhil Pengingat Penting Jaga Keseimbangan Alam
Bersama Warga Binaan, Personel Polsek Enok Dorong Pemanfaatan Lahan untuk Ketahanan Pangan
Satpolairud Polres Inhil Hadir di Seberang Tembilahan, Nelayan Terima Bantuan dan Bibit Mangrove dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi
Waspada Monyet Liar, Disdik Inhil Berlakukan Belajar dari Rumah Untuk 9 Sekolah
BREAKING NEWS: Korban Serangan Monyet di Tembilahan Bertambah Jadi 17 Orang, Warga Jl. Tampomas Jadi Korban Terbaru
Luka di Kepala dan Tangan, Ini Kisah Sutikno Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Hilir
Ketua KKIH Pekanbaru: Teror Monyet Liar di Inhil Pengingat Penting Jaga Keseimbangan Alam
Bersama Warga Binaan, Personel Polsek Enok Dorong Pemanfaatan Lahan untuk Ketahanan Pangan
Satpolairud Polres Inhil Hadir di Seberang Tembilahan, Nelayan Terima Bantuan dan Bibit Mangrove dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi
Waspada Monyet Liar, Disdik Inhil Berlakukan Belajar dari Rumah Untuk 9 Sekolah
BREAKING NEWS: Korban Serangan Monyet di Tembilahan Bertambah Jadi 17 Orang, Warga Jl. Tampomas Jadi Korban Terbaru
Luka di Kepala dan Tangan, Ini Kisah Sutikno Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Hilir