MEDIALOKAL.CO — September 2026 menjadi bulan penutup penyaluran bansos tahap ketiga untuk dua program utama, yakni PKH dan BPNT. Periode ini mencakup saluran bantuan untuk bulan Juli, Agustus, dan September, dan prosesnya tidak serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Bagi KPM yang belum menerima bantuan pada Juli atau Agustus, masih ada kesempatan untuk mendapatkan pencairan selama periode September ini. Pemerintah membagi penyaluran bansos dalam empat tahap sepanjang tahun, di mana setiap tahap mencakup tiga bulan penyaluran.
Jadwal Resmi Empat Tahap Penyaluran 2026
Pencairan yang berlangsung sekarang merupakan bagian dari jadwal besar yang telah ditetapkan pemerintah. Berikut rincian periodenya:
- Tahap 1: Januari, Februari, Maret 2026
- Tahap 2: April, Mei, Juni 2026
- Tahap 3: Juli, Agustus, September 2026
- Tahap 4: Oktober, November, Desember 2026
Karena penyaluran tidak dilakukan secara massal dalam satu waktu, sebagian KPM mungkin sudah menerima dana lebih dulu dibanding tetangganya. Pengecekan berkala disarankan bagi mereka yang statusnya belum berubah.
Nominal BPNT dan PKH yang Disalurkan
Untuk BPNT atau yang dikenal sebagai Program Sembako, nominal bantuan adalah Rp200 ribu per bulan. Jika akumulasi tiga bulan dicairkan bersamaan, KPM akan menerima total Rp600 ribu untuk tahap ketiga ini.
Sementara itu, besaran PKH bervariasi tergantung kategori anggota keluarga yang terdata. Berikut rincian nominal per tahap berdasarkan kategori:
- Ibu hamil/nifas: Rp750 ribu
- Anak usia dini 0–6 tahun: Rp750 ribu
- Anak SD/sederajat: Rp225 ribu
- Anak SMP/sederajat: Rp375 ribu
- Anak SMA/sederajat: Rp500 ribu
- Lansia 60 tahun ke atas: Rp600 ribu
- Penyandang disabilitas berat: Rp600 ribu
Cara Cek Nama Penerima Bansos Secara Online
Masyarakat dapat memverifikasi status penerimaan melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id melalui browser HP atau komputer.
- Masukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
- Ketik huruf kode (captcha) yang tampil di layar.
- Klik tombol "Cari Data".
- Sistem akan memproses data dan menampilkan status penerima manfaat jika NIK terdaftar.
Data yang digunakan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Basis data ini diperbarui secara berkala, sehingga status penerima bisa berubah mengikuti kondisi sosial ekonomi terbaru keluarga.
Yang Perlu Diwaspadai KPM
Pencairan bansos tidak pernah dipungut biaya apapun. Waspadai oknum yang mengatasnamakan pendamping sosial atau perangkat desa dengan iming-iming mempercepat pencairan. Seluruh proses verifikasi hanya dilakukan melalui kanal resmi Kemensos, dan informasi jadwal pencairan dapat dipantau langsung oleh KPM melalui akun media sosial resmi maupun pendamping PKH di wilayah masing-masing.